by

Jangankan untuk berlibur, keseharian saja kami tidak tahu meminta kepada siapa

BerbagiNews.com – Hari ini Minggu, 20 Januari 2019 Tangan Berbagi Indonesia bersama Sahabat Yatim Dhuafa berbagi kebahagiaan bersama anak anak yatim piatu sebanyak 20 orang.

Acaranya mengajak liburan atau wisata di Water park Cafless yang berada di Kecamatan Gunung Sari dan ini terlaksana atas perhatian para Donatur dan Dermawan yang menyisihkan Rizkinya buat mereka.

Sebelum ke tempat wisata para Anak Yatim Piatu di ajak oleh Tim ke Masjid Islamic Center Hubbul Wathan NTB untuk berdo’a bersama kemudian di lanjutkan dengan mengelilingi Kota Mataram menggunakan Bus Pariwisata DAMRI dan kemudian menuju ke lokasi acara.

Lalu Sahid, Inisiator Tangan berbagi, mengatakan,”Berbagi kebahagiaan ini terselenggara atas dukungan PERUM DAMRI yang sudah memfasilitasi Transport, Kerajaan Dongeng Indonesia, Lipco Galeria Lombok, SYD Kota Mataram dan sahabat sahabat lainnya.

Memuliakan dan menyantuni anak yatim memiliki banyak keutamaan. Doa anak yatim merupakan doa yang penuh berkah dan didengar oleh Allah SWT. Anak-anak yatim piatu yang ikut sebagai peserta Liburan adalah mereka yang berasal dari non panti.

“Selvia, selaku koordinator acara menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu donatur yang sudah memberikan bantuan kepada panitia sehingga acara ini dapat terselenggara, sehingga bisa memberikan kebahagiaan kepada mereka. Semoga mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT dan mendapatkan keberkahan.

Tim tangan Berbagi bersama SYD berbagi, Tas Sekolah, Bingkisan Berupa Al Qur’an dll.

Tim berbaginews yang juga menemani anak-anak ini sangat merasakan kebahagian mereka dan begitu terharu ketika ada yang memanggil dan berkata, “Kakak, mimpi rasanya dapatkan ini, untuk makan keseharian saja kami tidak tahu harus meminta kepada siapa, apalagi dapat berlibur seperti sekarang ini.kami sangat berbahagia dan berterima kasih ya kak, ,” ungkap salah satu dari mereka.

Baca Juga :  Darul Falah Lepas Landas, Air Mineral "ada Kebaikan disetiap Tegukan
Kak Diana mendongeng, tawa anak yatim piatu pecah (Foto Muis)

Senyum dan tawa anak yatim Piatu Pecah saat Kak Diana dari kerajaan Dongeng Indonesia mengisi acara. Kak Diana Bercerita kepada Anak-anak, tentang pada suatu hari tiba tiba petir datang mengkilat dan menyambar dan disertai Hujan Lebat, air bah tidak bisa di bendung lagi dan akhirnya menyebabkan bencana banjir. dalam kisah yang di ceritakan ada seekor buaya yang menangis dan dihampiri oleh oleh ayam, hai buaya kenapa kamu menangis tanya si Ayam. Si buaya menjawab aku kehilangan tempat tinggalku, si ayam berkata “jangan di tangisi lagi ayam, atas bencana besar yang datang kita masih punya Allah yang Maha Besar atas segalanya, mari kita bahu membahu dan saling membantu… begitulah sepenggal kisahnya”.

Kak Diana juga mengajak anak anak yatim piatu senantisa selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan kepadanya dan senantisa Berdoa kepada para Donatur yang telah berbagi kepadanya, semoga mereka selalu dalam lindungan Allah SWT, dimurahkan Rezeki serta di lapangkan dan dilipatgandakan,’ Aamiin.”

Doa Bersama Anak yatim piatu

Do’a anak anak Yatim untuk para Donatur, Bismillahhirrohmannirrohim, Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin. Segala puji bagi Allah atas limpahan rahmat, hidayat dan inayah-Nya. Sholawat beserta salam kami haturkan kepada nabi Muhammad SAW. YA ALLAH, BERIKANLAH KEPADA PARA DONATUR, Kesehatan jasmani-rohani, lahir-batin dan umur yang panjang untuk selalu beribadah kepada-Mu.Putra-putri yang sholeh – sholehah, cerdas, berbakti kepada orang tua, bermanfaat untuk masyarakat, agama, bangsa dan negara.Rizki yang cukup, halal dan barokah.Keluarga yang sakinah, mawaddah dan wa-rohmah.Hati yang bersih, dada yang lapang. Dikabulkan semua maksud dan hajatnya. Diampuni segala dosa dan diterima amal kebaikannya. Hidup yang istiqomah dan akhir hayat yang husnul khotimah. Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qina azabannar. Wa shollallahu ‘ala sayyidina Muhammad, Wa ala ali sayyidina Muhammad, Walhamdulillahi robbil ‘alamin. Al Fatihah.

Apakah dengan memiliki harta yang berlimpah dapat menjamin kebahagiaan kita apakah dengan kemiskinan juga kita akan merasa terhina, jadilah kita menjadi pribadi yang bisa merasakan kesusahan orang lain dan mampu berbagi kepada sesama karna ingat Kaya bukan berapa banyak yang mampu kita beli namun berapa banyak yang mampu kita beri. (Tim Redaksi)

News Feed