by

Berbagi Keberkahan Dibalik Pesona Mangrove

Lombok Barat, BerbagiNews.com – Kehidupan para Yatim dan Dhuafa yg terbatas tidaklah sama dengan kehidupan para keluarga normal yang hidup berkecukupan, bagi Keluarga Yatim dan Dhuafa yang penting bagi mereka hari ini ada beras yang bisa dimasak, mereka bisa dan terbiasa makan dengan kerupuk saja atau lauk ikan asin saja, atau dengan sambal dan sayur saja atau yang paling gampang bagi mereka dengan mie instan juga Sudah cukup.

Kali ini Tangan Berbagi membersamai sekitar 70 anak yatim dan dhuafa di Dusun Cemare Lembar Lombok Barat NTB.

Dusun Cemare ini Letaknya di Balik Hutan Mangrove, yang penuh dengan pesona alam yang memanjakan mata yang melihatnya. Disisi lain Dusun Cemare ini menjadi Objek Wisata yang ramai di kunjungi para Wisatawan baik Lokal Maupun Asing untuk menikmati keindahan Pantainya dan Menyusuri Hutan Mangrove sepanjang 500 meter.

Dalam sambutan Pembina Tangan Berbagi yakni DR. Lahmuddin Zuhri, SH, Mhum, “mengungkapkan kalau kita adalah makhluk yang tidak pernah luput dari orang lain, entah itu anak yatim maupun dhuafa di mata Allah SWT adalah sama derajatnya maka dari itu berbagi adalah kewajiban kita semua”.

DR. Lahmuddin Juga menambahkan, “Acara ini dapat berlangsung karena para Donatur, kami juga mengucapkan Banyak Terima Kasih kepada Para Donatur yang telah Tulus Ikhlas membagikan Rizkinya, semoga mendapatkan kebarokahan dan tercatat sebagai amal Jariyah. Aamiin Ya Robbal alamiin”

Kedatangan Tangan berbagi sangat disambut baik oleh tokoh Agama dan Masyarakat disekitar Pantai Cemare bahkan dalam kesempatan kali ini Masyarakat Dusun Cemare juga ikut berpartisipasi bahkan mendonasikan Rizkinya untuk acara ini, ungkap Ustad. Sofyan Atsauri disela sela ceramahnya.

Baca Juga :  Pejuang Berbagi : Beratnya Menyalurkan Bantuan Dimasa Pendemi ini..!

Dengan segala keterbatasan, mereka tetap memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik, untuk itu mari kita melibatkan diri untuk beramal sholeh membantu kebutuhan beras dan lain lainnya untuk para Yatim Piatu dan Dhu’afa, ustd Sofyan menambahkan.

Semoga kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita bersama karna hanyalah amal jariyah yang akan kita bawa berpulang ke akhirat dan ingat Kaya bukan berapa banyak yang mampu di beli melainkan berapa banyak yang mampu di beri. (Joy/BBN).

News Feed