by

Seorang Nenek Tua Hidup Sendiri dari Belas Kasihan Tetangga

Lombok Barat – BerbagiNews.com – Namanya Nenek Selemah berusia 58 Tahun tinggal di Dusun Dopang Desa Dopang Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

Nenek Selemah adalah Perawan Tua, yang harus tinggal seorang diri di sebuah gubuk reyot, tidak ada yang merawat nenek Selemah. Alhasil nenek harus hidup terlantar dan tinggal di gubuk berukuran dua meter kali dua meter rumah terbuat dari Pagar bambu dan papan kayu yang sudah tidak layak huni. Atapnya pun sudah berlubang dan bocor saat hujan terjadi dan kerap kali kehujanan.

Kamar mandinya pun jadi satu di ruangan itu berisi ember kecil tempat air dan tempat cuci piring, Jadi satu tempat makan, tidur dan shalat.

Selasa (26/02) Tim BerbagiNews kembali mengunjungi nenek Selemah, beliau sedang duduk seorang diri ditempat Tidurnya. “Alhamdulillah ada tamu yang menjenguk saya, mudahan ada rizki saya untuk segera bisa dapat bantuan perbaikan tempat tinggal”. Harap Nenek Selemah.

Nenek Selemah sudah menderita tidak bisa berjalan ini sudah lima tahunan lebih.. Kakinya sudah tidak bisa diluruskan.

Walaupun kondisi seperti ini Nenek Selemah tetap tersenyum sembari ngobrol bersama tim berbaginews.com ia berucap..” Lihat itu ada WC, Satu kamar hanya pake dipan kayu”, ungkapnya.

Keinginan Nenek Selemah adalah ingin gubuk reyotnya diperbaiki agar layak huni. Gubuk yang ditempati Nenek Selemah selama ini sangat tidak layak. Dan untuk makan sehari-hari, Nenek Selemah hanya bisa mengandalkan belas kasihan dari tetangga.

Nampak Rumah Bantuan Nenek Selemah dalam Program Bantuan Rumuh Kumuh dari Pemerintah, sisa dari Gempa yang tidak tertangani.

Humas Tangan Berbagi Indonesia, “Fahrurozi mengajak, Mari bergerak saudara kita sama sama membantu Nenek Selemah. Kita renovasi gubuk reyotnya. kita wujudkan keinginan dan harapanya Nenek yang tinggal seorang diri. (Redaksi/BBN)

Baca Juga :  Tangan berbagi kunjungi Yayasan Al Khaery Bagik Polak berbagi 150 Nasi Bungkus

News Feed