by

Berburu Menu Buka Puasa di Batas Kota

Mataram, BerbagiNews.com  – Memasuki bulan suci Ramadan, tak sulit untuk mencari pedagang takjil atau menu buka puasa di Kota Mataram.

Kota Mataram punya banyak tempat jualan takjil. Lokasi terbaru dan dadakan keberadaanya adalah di perbatasan Kota Mataram dan ditempat ini juga menjadi incaran para pedagang dan warga untuk berburu takjil. Tepatnya di Jalan Raya Baypass dua Gerbang Masuk Kota Mataram.

Para pedagang mencoba keberuntungan dengan menggelar lapak seadanya, cukup meja kecil saja, karena ditempat ini para warga Masyarakat banyak berkumpul dan berdatangan sambil melihat dan menjadi spot pengambilan gambar untuk di abadikan, Indahnya Gerbang kota Mataram dengan nuansa Pelangi yakni TEMBOLAK (Khas Penutup Makanan Lombok).

Dari pantauan BerbagiNews.com, Jum’at sore (10/05/2019), tampak berjejer puluhan lapak para pedagang takjil di sisi sebelah kiri dan kanan dan memanfaatkan lahan kosong di Bawah Gerbang Batas Kota.

Namun belum adanya aturan dari Pemerintah setempat untuk para pedagang membuat jalanan nampak semraut, para pemburu takjil memarkir kendaraan di sembarang tempat.

Warga yang datang tidak hanya dari Kota Mataram, melainkan dari luar kota pun banyak juga, mereka ke lokasi dan berburu menu buka puasa. Selain banyak pilihan menu yang ditawarkan, harganya pun terbilang cukup murah.

Banyak dijumpai para Pedagang yang mencoba menawarkan lapaknya diantaranya ada jualan Kue, makanan ringan dan makanan kering dan minuman berbagi warna dan rasa.

Adalah ibu Aryani (38) asal Desa Sikur Lombok Timur yang menetap tinggal saat ini di BTN Bale Lumbung Desa Perampuan Lombok Barat dan putranya yang mencoba mengais rezeki di bulan Ramadhan. Dengan lapak kecilnya, dia menawarkan menu buka puasa yang terbilang sangat Populer di Pulau Lombok  yakni Kolak. Kolak khas menu berbuka ini terbuat dari Potongan Ubi kayu di tambah dengan Pisang di baluti santan kelapa dengan sedikit Gula Aren, Aryani membuatnya sendiri, sembari Ibu dua anak ini berbagi resep membuatnya.

Baca Juga :  Kadishub NTB : Rapid Test Ditiadakan, Tapi Clearance Ketat diberlakukan di Poto Tano dan Kayangan

Bagi yang ingin mencobanya, untuk satu Cup Plastik Besar buatan ibu Aryani dijual dengan harga Rp10.000.

Aryani mengaku membuka lapaknya dari pukul 16.30 Wita. Sejak itu telah banyak pembeli yang mampir ke lapaknya dan membeli kolak buatannya. Hingga pukul 18.00 Wita, dagangannya pun ludes terjual, dalam sehari dia bisa menjual 10 Cup plastik.

Mulai hari pertama Puasa Ramadan, Alhamdulilah habis. Ini juga tinggal sedikit lagi,” katanya.

Di meja kecilnya juga Aryani menjual Salad buah Harga Rp.15000/cup, Jesuke (Jagung Susu Keju) Harga Rp.5000/cup dan kue lainnya. “saya juga menerima pesanan Aneka Kue Khas Lebaran nanti, ada Keciput, kacang asin, chasscake dan aneka kue kering lainnya, pokoknya apapun di pesan Insya Allah saya siap,” aku Aryani.

Aneka Kue di lapak Ibu Aryani (Foto oleh Sahid)

Ditempat ini pula, minuman segar pun juga tak kalah diburu warga. Rasa haus yang mulai mendera, tak jarang lapak pedagang es kelapa muda dan es buah serta es rumput laut nampak dipadati banyak pembeli. (Redaksi/BBN)

News Feed