by

Walikota Mataram Resmikan Kampung PLN Banget di Lingkungan Presak Tempit

Mataram, BerbagiNews.com – Wali Kota Mataram meresmikan Kampung PLN Banget di Lingkungan Presak Tempit Kelurahan Ampenan Tengah Kota Mataram. Pada peresmian ini diharapkan warga lingkungan Presak Tempit bisa menjaga lingkungannya dengan baik.

Wali Kota Mataram, H. Ahyar Abduh mengatakan, di lingkungan Presak Tempit ini tadinya sudah bersih cantik. Adanya program PT PLN Unit Induk Wilayah NTB UP3 Mataram membuat lingkungan ini tambah bersih dan cantik dari sebelumnya. “Adanya Kampung PLN Banget ini bisa mempercantik lagi lingkungan ini. Nanti akan dibina oleh pihak PLN juga tentunya,” kata Ahyar kepada BerbagiNews, Jumat (13/12)

Dalam kriterian pemilihan bantuan ini kata Ahyar, pihak PT PLN sendiri memiliki kriteria yang sudah ditentukan. “Memang masyarakat di sini sangat patuh dalam pembayaran listrik, apalagi mereka sangat taat hukum juga. Selama ini, kita ketahui tidak ada aliran listrik masyarakat yang ilegal,” jelasnya.

“Dari keriteria taadi makanya PT PLN menata lingkungan ini, diperindah dengan melakukan pengecatan dengan berlukiskan mural di semua tembok lingkungan. Ini tentu ini menjadi daya tarik sendiri bagi lingkungan ini,” jelas Ahyar. Saat ini ujar Ahyar, anak muda di Mataram memiliki daya tarik kepada hal-hal yang berbau milenial. Ada pun untuk lukisan mural tadi kata Ahyar, bisa dijadikan spot untuk berselfie bagi anak muda.

“Ini juga sebagai upaya kita untuk generasi muda agar memiliki perhatian kepada lingkungan sekitarnya. Kita harus bangun juga suasana gotong royong yang tinggi di tengah masyarakat. Selain itu juga penataan gang dan paping dan tembok, lampu penerangan harus dijaga,” paparnya.

Ahyar pun menegaskan, untuk semua perusahaan di Mataram tidak hanya PT PLN, baik itu BUMN dan BUMD juga perusahaan-perusahaan lain, bisa menyisihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyukseskan bina lingkungan di Kota Mataram ini.

Baca Juga :  Gubernur Bangga SMKN 4 Mataram Bisa Produksi APD

“Dulu di Mataram pada tahun 2010 ada 4.000 titik lampu yang menyala. Padahal saat itu kita butuh 15.000 ribu titik lampu. Bantuan PLN ini sangat besar manfaatnya, apalagi harus masuk ke lingkungan, supaya saat sholat subuh sudah terang,” jelasnya.

Untuk tahun 2019 ini jelas Ahyar, Kota Mataram masih membutuhkan sekitar 15.000 titik lampu. “Untuk masyarakat Presak Tempit sendiri, bagaimana binaan PLN ini di samping memperindah dan mempercantik lingkungan, kondisi listrik di lingkungan juga harus terpenuhi,” ucap Ahyar.

Manager PLN, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram, Dony N. Gustiarsyah menjelaskan, ketertiban yang dilakukan warga Lingkungan Presak Tempit dalam melakukan pembayaran dan pemanfaatan listrik membuat PT PLN Unit Induk Wilayah NTB, menjadikan lingkungan ini salah satu binaannya.

Pada lingkungan ujar Dony, PLN secara bersama mencari lokasi untuk merubah kondisi lingkungannya.”Kita lihat memang ini memberikan binaan kepada masyarakat di lingkungan Presak Tempit. Kita juga berterimakasi kepada warga Presak Tempit ini,” katanya.

“Melihat sambutan dan antusias masyarakat ini juga akan membuat selain PT PLN, akan memicu BUMN dan BUMD di Mataram membangun kampung lebih nyaman dan lebih indah,” kata Dony. Ke depan kata Dony, PT PLN juga mengharapkan Pemda Kota Mataram memprogramkan lingkungan dengan konsep green demi kebersihan dan kenyamanan warga di lingkungan Kota Mataram. (viq/*/sntb)

News Feed