by

Pasien Bayi Covid 19, Dirawat Di RSUP NTB Saat Ini Semakin Membaik

Mataram, BerbagiNews.com – Semakin Meningkatnya pasien positif Covid-19 di NTB bertambah 8 orang. Dan yang memprihatinkan adalah, salah satu dari delapan orang itu adalah seorang bayi berusia dua tahun. 
Yang menjadi pertanyaan adalah, dalam rilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB, menjelaskan, bahwa si Bayi dan orang tuanya tidak pernah melakukan perjalanan ke kota daerah pandemi. Selain itu, Si Bayi dan orang tuanya juga tidak pernah kontak dengan orang yang positif Covid-19. Lalu bagaimana cara bayi itu tertular? Kok bisa?

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr.Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., mengingatkan bahwa, NTB, khususnya Lombok adalah daerah yang transmisi lokal sudah berlangsung. Artinya, bisa saja ada “carier” atau orang yang membawa di sekitarnya tanpa gejala.

Nurhandini mengungkapkan, dari IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA, dalam situasi pandemi ini,  sejak minggu lalu sudah meminta semua pasien anak dengan pneumonia berat di daerah dengan transmisi lokal yang dirawat di RS dirawat sebagai PDP dan dilakukan swab.

Pertimbangan nya karena anak anak adalah kelompok yg rentan, dan dalam keadaan sakit berat mudah tertumpangi oleh covid. “Jadi resiko anak tertular secara epidemiologis yg menjadi dasar pemeriksaan ini,” terangnya.

Tapi jangan dibalik. Bukan berarti semua pasien pneumonia berat rentan tertular Covid-19,tapi bisa jadi Covid-19 itulah yang menjadi penyebab pneumonia pada pasien.

Saat ini, bayi yang berumur 2th itu  dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik. Pasien no 27 semakin membaik.. “ungkapnya. (share).

Baca Juga :  Lalu Muhammad Zohri Raih Medali Emas di Grand Prix Malaysia Open 2019

News Feed