by

Menangkap Merebaknya Virus Corona

-Agama, Ngaji-150 views

BERBAGI News – kita ketahui bersama bahwa informasi terkini tentang perkembangan kasus Covid-19 di tanah air masih terjadi.

Masih belum berakhir, kita rasanya belum aman dan nyaman dan siapa pun para ahli tidak akan mengetahui kapan akan berakhirnya Covid-19 ini.

Walaupun dari pihak pemerintah sudah ada memberikan kebijakan adanya ‘New Normal’ atau tatanan kehidupan baru.

Tetapi kita harus tetap waspada, berikhtiar dan berusaha secara optimal untuk memutus rantai penyebaran dari Covid-19 ini, sampai dinyatakan telah berakhir dan tuntas.

Oleh karena itu pemerintah telah menghimbau dan mengajak kita bersama untuk mendisiplinkan diri agar mematuhi protokol kesehatan yaitu, disiplin memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Terkait dengan itu, maka seharusnya kita mematuhi perintah dari pemerintah (Ulil Amri) selama perintah tersebut tidak mengajak kepada kemaksiatan dan kemungkaran.

Juga sepanjang perintah tersebut membawa atau mendatangkan kemashlahatan, keselamatan dan kebaikan bagi umat.

Islam adalah merupakan agama yang sangat peduli dan penuh perhatian terutama terhadap kesehatan manusia.

Dan setiap muslim wajib, secara agama, merawat, menjaga kesehatan dan mengembangkan kebutuhan rohani dan spritualnya.

Islam sangat melarang berbagai tindakan yang membahayakan fisik dan badannya atas nama pendekatan keagamaan sekalipun.

Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 195 menyebutkan :

“Dan janganlah kamu, menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan. Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Dalam surah An-Nisaa’ ayat 29 Allah berfirman ;

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu, Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”

Dalam sebuah riwayat diceritakan, bahwa Rasulullah SAW, mengutus Amr bin A’sh Ra. Sebagai Amir di Suriah.

Pada saat ia kembali ke Madinah. Amr bin A’sh mengadukan permasalahan tentang mensucikan diri dari hadas besar dengan bertayamum.

Baca Juga :  Indahnya Hidup Dalam Bertawakal

Dengan pertanyaannya.” Wahai Rasulullah malam itu udaranya sangatlah dingin, aku khawatir apabila ia melakukan mandi dengan air tersebut akan membahayakan bagi dirinya.

Dan ketika itu aku ingat firman Allah dalam surah An-Nisaa’ ayat 29.
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”

Rasulullah SAW pun lantas menjawab pengaduan Amr bin A’sh tersebut, dengan senyum, yang menegaskan persetujuannya atas tindakan yang diambil Amr bin A’sh itu.

Realitas tersebut, menunjukkan, bahwa seorang muslim wajib hukumnya memelihara jiwanya dan kesehatan tubuhnya.

Demikian pula, sebagaimana Negara berkewajiban memperhatikan kesehatan masyarakatnya dan menanggulangi wabah penyakit mematikan yang sedang menyerang rakyatnya.

Wallahu a’lam bish-shawab.

News Feed