by

Sunset di Negeri Intan-Bulaeng

Oleh: Wahyu Kurniawan, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Samawa

Menjemput sunset di tepi pantai Sumbawa, kata-kata itu adalah kata yang tepat untuk menggambarkan sebuah pantai yang bernamakan “ai lemak” yang terdapat di pesisir utara pulau Sumbawa yang langsung berhadapan dengan pulau moyo, “ai lemak” sendiri yang berarti air berlemak atau bisa diartikan seperti air yang berlumpur lebih tepatnya pasir berlumpur.

Mungkin begitulah artian dari “ai lemak”, itu merupakan sebuah ciri khas dari pantai “ai lemak”. banyak wisatawan yang tak hanya untuk mampir ke tempat tersebut tetapi juga ingin menjelajah keindahan bawah lautnya.

Jarak tempuh dari kota menuju pantai ai lemak cujup dekat hanya sekitar 15 menit dari kota Sumbawa , dalam perjalanannya kita di sajikan pemandangan pesisir pantai dan pegunungan yang menakjubkan dan memuaskan mata.

Pada saat saya berada di pantai ai lemak bersama kawan kawan dari fakultas hukum universitas Samawa .  Kami melakukannya agenda agenda yang sangat mengasikkan imajinasi keilmuan kami tetang potensi “tana samawa, tana indat-bulaeng” sebutan untuk Tanah Sumbawa, imajinasi kami berselancar menikmati indahnya sumbawa, keindahan ini adalah nikmat dari Allah untuk Lombok-Sumbawa dan Indonesia pada umumnya, di ini kami mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Samawa melakukan camping , memancing dan snorkling.

Keindahan bawah lautnya membuat saya tak ingin pulang rasanya ,ingin sekali merasakan bermalam kembali di tempat tersebut dan ditambah lagi dengan keramahan pekerja, kebersihan pantai yang selalu dijaga membuat kami semakin disini, disini kami ditemani oleh beberapa pemuda dari daerah setempat yang ikut juga menikmati keindahan pantai “ai lemak” dengan sejuta keindahan dan potensinya. semoga kedepan pemerintah daerah bisa memaksimalkan potensi tersebut. (Wahyu Kurniawan)

Baca Juga :  KPID NTB Umumkan Pemenang Lomba ILM Melawan Covid-19

News Feed