by

Q-Radio : Sekecil Apapun Peran Itu, Sangat Berarti Bagi Pendidikan

Sumbawa, BERBAGI News – Saat ditemui para pegiat dan pejuang pendidikan, hadir antara lain kak Anto yang juga wadek FKIP UNSA dan kak Ace, sapaan akrab Abdul Azis, guru SDN Nijang-Sumbawa dan Mbak Dina General Manager Q-Radio Sumbawa.

“Kami menyambut gembira program belajar dari rumah (BDR) untuk perjuangan pendidikan di tana samawa (kabupaten sumbawa.red),” terang GM Q-Radio di Studio Q-Radio Sumbawa pada hari Senin 18 Januari 2021.

Dina juga mengatakan, setelah dijelaskan latar belakang bahwa di wilayah Unter Iwis banyak siswa yang tak memiliki smartphone dan ketidak mampuan siswa membeli pulsa untuk paket internet, belum lagi persoalan wilayah yang sinyal tidak ada atau blank spot, rencana program BDR dengan teknologi radio FM, pihak Q-Radio langsung menyetujui.

“Ada guru yang akan memberi materi dan siswa memonitor melalui frekuensi 90.1 FM Q-Radio Sumbawa. Saya tahu bahwa tidak akan menjadi sistem pembelajaran yang ideal. Tapi cara ini adalah salah satu pilihan yang bisa diakses oleh anak bangsa dalam mendapatkan pendidikan dari sekolahnya,” ulas Dina.

Menyalakan cahaya lilin kecil jauh lebih baik daripada terus menerus mengeluh dengan kegelapan.

“Terima kasih banyak teman-teman Dikbud korwil Unter Iwis telah mempercayakan kami Q-Radio Sumbawa untuk turut menjadi bagian dalam upaya-upaya para pendidik berdedikasi terhadap profesinya, mencerdaskan generasi penerus bangsa,” tambahnya.

“Saya percaya bahwa semua niat baik akan memberi manfaat yang sangat besar. Peluang kebaikan ini tak akan kami lewatkan meski hanya menjadi bagian terkecilnya,” tutup Dina mengakhiri wawancara kepada Berbagi News.

Salam hormat dari kami seluruh team kreatif dan jajaran management Q-Radio Sumbawa untuk para guru yang tidak menyerah dengan Pandemi covid 19 ini. (LZ)

Baca Juga :  FKIP UNSA Launching Program BDR Menggunakan Teknologi Radio

News Feed