Kelompok 43 Gelombang 9 UMM Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Prokes Ketat

Berita225 views

Malang, BERBAGI News – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) merupakan program kerja dari Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini sebagai bentuk pengganti dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) karena situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Penelusuran Berbagi News terkait program PMM ini, Hamulia Syawalita Putri, ketua kelompok 43 mengatakan program ini dapat mempermudah bagi mahasiswa dalam menempuh program kuliah dan pengabdian pada masyarakat.

“Mahasiswa dapat menempuh program tersebut kapanpun, tidak seperti program KKN dulu, mahasiswa harus memasuki semester 6 bahkan 7. Program ini juga terbilang fleksibel dimana program tersebut beranggotakan 5 orang dengan menentukan anggota masing-masing dan menetapkan daerah yang akan dijadikan lokasi PMM dengan sendirinya,” jelas Putri.

“Adapun tujuan dari dibentuknya program ini adalah mempermudah mahasiswa untuk terjun langsung di masyarakat sesuai dengan kondisi dan situasi yang dialami saat ini,” tambahnya.

Kelompok 43 Gelombang 9 memilih untuk terjun langsung di desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur yang dibuka pada tanggal 9 Juni 2021, dengan menggelar acara pembukaan di salah satu rumah ibu-ibu anggota PKK di desa setempat.

“Acara pembukaan PMM tersebut berbarengan dengan diadakannya kegiatan PKK, dan tidak lupa juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Pembukaan yang diadakan oleh kelompok 43 gelombang 9 tersebut mendapatkan antusias yang luar biasa dari masyarakat setempat, hal ini didukung dengan persetujuannya program kerja yang telah kami buat,” kata Putri.

Adapun beberapa program unggulan yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat oleh Mahasiswa tersebut yakni sosialisasi mengenai pentingnya tanaman obat keluarga serta praktek menanam tanaman obat keluarga yang dimana target sasaran yang akan kita cari yaitu warga Desa Kepuharjo, Kec Karangploso tepatnya didusun Kepuh Etan. Serta program sosialisasi kepedulian serta kewaspadaan terkait Covid-19, meningkatkan literasi melalu belajar mengaji bersama dan meningkatkan pengetahuan umum pada anak-anak di lingkungan sekitar dengan mengadakan Cerdas Cermat.

Baca Juga :  Komunitas UMKM Sumbawa; Kami Kibarkan Benderah Putih

“Ketiga program tersebut sasarannya tidak lain adalah anak-anak di salah satu TPQ yang ada didesa ini, dalam program kerja, kami tidak serta merta menjalankannya dengan sendiri, melainkan program kerja telah disetujui oleh dosen pembimbing kami yaitu Nur Hayatin, S. ST., M.Kom dan juga melibatkan kepala desa, kepala dusun, warga setempat, guru TPQ maupun anak-anak,” tutup Putri. (red)