by

Trend Pariwisata Dunia, Bupati Lobar: Wisatawan Cendrung ke Alam Pedesaan

-Pariwisata-121 views

Lombok Barat, BERBAGI News – Sebanyak 20 desa wisata dan 5 pengelola tempat wisata di Lombok Barat diberikan pelatihan pemandu wisata outbound yang bertempat di hotel Puri Saron Senggigi. Kegiatan ini diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat dengan mengajak DPD AELI NTB untuk membangun pariwisata di Lombok Barat.

“Dengan pelatihan ini hasilnya untuk dapat diterapkan dan pelatihan ini sebagai sarana berbagi antar tempat wisata,” tegas Bupati H. Fauzan Khalid saat membuka kegiatan pelatihan. Rabu (08/09/2021).

Tumbuh kembangnya desa wisata, membuat geliat pembangunan pariwisata di Kabupaten Lombok Barat harus berpacu dengan keinginan masyarakat. Saat ini, masyarakat tidak hanya ingin menikmati sajian kuliner tapi juga keselarasan dengan alam.

Bupati juga menegaskan setiap desa wisata harus mampu mengejar ketertinggalannya dalam penataan desa wisatanya.

Untuk mengejar ketertinggalan dalam penataan desa wisata, jelas bupati bisa dilakukan dengan membuka dialog atau tukar ilmu sesama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Jangan sampai terjadi, desa wisata yang satu menjatuhkan desa wisata yang lainnnya,” pinta

Permintaan ini selaras dengan pola pengembangan desa wisata saat ini. Sebab dimasa saat ini para wisatawan cendrung berwisata kealam pedesaan.

“Trend wisata dunia saat ini cendrung kealam pedesaan, mari berlomba-lomba menjadi yang terdepan. Setiap desa punya potensi berbeda. Perbedaan inilah yang dikelola untuk menarik wisatawan,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Saiful Ahkam mengatakan setiap pemandu wisata atau mereka yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) harus memahami potensi desanya. Sehingga pokdarwis tidak terjebak pada penataan yang sama, satu desa dengan desa lainnya.

“Keberagaman inilah yang ingin dicari oleh wisatawan,” jelasnya.

Photo: Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Saiful Ahkam.

Dengan keberagaman alam, jelas Ahkam tentu penataan setiap desa wisata berbeda. Karenanya, kejelian dalam mengelola potensi alam akan semakin menambah kemajuan desa wisata.

“Pariwisata bukan merubah alam tapi menselaraskan dengan alam,” jelasnya.

Ketua DPD AELI NTB, Mujiyanto saat memberikan pelatihan pemandu wisata outbound.

Untuk mampu menata potensi yang ada, jelas Ahkam setiap individu yang ada di Pokdarwis harus memiliki bekal menyatu dengan alam.

“Karenanya, kami mengajak DPD AELI NTB untuk membangun pariwisata di Lombok Barat, Ini modal dasar kita untuk lebih mengembangkan destinasi wisata desa,” jelas Ahkam. (red)

News Feed