by

Hari Santri 2021, Santri Siaga Jiwa Raga

-Catatan-267 views

BERBAGI News – Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk peringatan Hari Santri
Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga.

Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.

Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia. Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai “tirakat” lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan diera seperti sekarang ini, dimana kaum santri tidak boleh lengah dalam berbagai hal. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh semua yang ada dalam lingkungan ponpes agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan juga kemajuan Anak didik terutama dalam rangka Memajukan Juga menjadikan ponpes Menjadi lebih baik dan Santri-santriwati bisa Go Internasional dengan Adanya Al-qur’an, Ilmu Agama, Bahasa, Ilmu-ilmu umum lainnya. Untuk mencapai tujuan tersebut diatas perlu adanya kerja sama dengan semua Stackholder Diponpes.

Baca Juga :  Peran dan Fungsi Pondok Pesantren dalam Perjuangan Bangsa

Kami mengapresiasi pengalaman juga pengabdian Bapak/Ibu/Saudara dewan guru juga Kakak-kakak pembina yang berhasil memberikan keilmuan, kedisiplinan, keteladanan juga kontribusi kepada Santri-santriwati Ponpes Al-bukhari Lombok.

Semoga apa yang disebutkan diatas mampu memberi Power Positif yang akan memberikan kontribusi untuk mendorong Semangat kepada para santri/Santriwati guna mereka terus berpacu dalam meningkatkan keilmuan.

Pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, Tuan Guru, Ustad, Ustazah, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.

Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wata’ala. Semoga mereka semua selalu dalam lindungan Allah Swt, diberikan kemudahan dalam setiap urusannya dan Istiqamah dalam ketaatan dan membesarkan ponpes aamiin.

Selaku Pimpinan Ponpes Al-Bukhari Lombok, saya patut menyampaikan terima kasih wajazakumullahu khairan jaza kepada seluruh Pimpinan di ponpes tersebut, Pejuang dan dewan guru kakak-kakak pembina dan semua pejuang ponpes elemen masyarakat dari dulu sampai saat ini yang dengan bersuka cita kita bersama-sama merayakan Peringatan Hari Santri 2021.

Mari kita kepalkan tangan dan bersama-sama mengucapkan HARI SANTRI 2021.. SANTRI SIAGA JIWA RAGA…!!