by

Desamind Chapter Bogor, UMKM Desa Ciburayut Go Digital!

-Pendidikan-453 views

BERBAGI News – Pemanfaatan dan optimalisasi sumber daya pedesaan menjadi salah satu alternatif meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui literasi digital masyarakat desa.

Literasi digital adalah pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi dan jaringan internet. Berdasarkan hal tersebut, Desamind Chapter Bogor kembali hadir dengan Mind-Talk 2.0 dengan membawa tema Pelatihan Bisnis Online untuk UMKM” pada hari Kamis, 04 November 2021.

Kehadiran Mind-Talk 2.0 kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan Forum Pengabdian Indonesia (Forpenesia)dari BEM Kema Universitas Padjajaran.

Mind-Talk adalah kegiatan diskusi atau sharing yang terbagi menjadi beberapa sesi, dengan topik-topik menyesuaikan dengan keadaan desa. Mind-Talk 2.0 kali ini membawa topik pengenalan bisnis online bagi pelaku UMKM. Selain seminar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan untuk memulai penjualan di e-commerce.

Acara ini diselenggarakan secara langsung di desa mitra Desamind Chapter Bogor, yaitu Desa Ciburayut, Kecamatan Cigomong, Kabupaten Bogor. Seminar ini dihadiri oleh warga Desa Ciburayut yang juga pelaku UMKM.

“Kegiatan pelatihan dapat berguna untuk membawa Desa Ciburayut menjadi lebih baik lagi,” harap Sekretaris Desa Ciburayut, Bapak Warisman Rifai dalam sambutannya.

Bapak Rion selaku Ketua RT 01 Desa Ciburayut juga menyambut hangat kegiatan Mind-Talk 2.0 ini dengan harapan dapat menjadi jawaban akan permasalahan pelaku UMKM di Desa Ciburayut yaitu terkait pemasaran.

Kegiatan ini juga dibuka dengan sambutan oleh Yuda Ardiansya selaku Wakil Kepala Desa Desamind Chapter Bogor dan Arvindo Eka Saputra selaku Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat BEM Kema UNPAD yang menyampaikan harapan besar mereka agar kolaborasi ini dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan oleh warga Desa Ciburayut terkhususnya pelaku UMKM.

Baca Juga :  KKN Tematik Unram bersama Portir Indonesia Melakukan Penghijauan di Desa Bunut Baok

Acara Mind-Talk dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yakni Marshelia Gloria Narida, S.S., M.A., seorang dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Kristen Indonesia yang telah berpengalaman di bidang teknologi dan berfokus pada bisnis online. Pemaparan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pengenalan bisnis online melalui media sosial Facebook dan pengenalan UMKM kepada e-commerce : Shopee dan Tokopedia.

Dalam pemaparannya, Marshelia Gloria menjelaskan apa manfaat, kekurangan, dan kelebihan penggunaan sosial media serta e-commerce bagi para pelaku UMKM.

“Disini juga kami membagikan tips dan teknik agar dapat menghindari penipuan oleh pembeli, khususnya penjualan pada media sosial,” jelasnya. 

Acara Mind-Talk 2.0 ini dilakukan secara interaktif dengan menyediakan ruang untuk para peserta bertanya terkait pemaparan yang diberikan. Selain bertanya, para peserta diberikan pelatihan secara langsung untuk mencoba mengaplikasikan ilmu yang baru saja diberikan oleh narasumber.

Sesi pemaparan dan pelatihan ditutup dengan pemberian apresiasi bagi peserta yang aktif selama pemaparan dan pelatihan bisnis online. Apresiasi diserahkan kepada Ibu Ramadani dan Ibu Aisyah yang diwakili oleh Imanda Tori Putra selaku Project Officer Forpenesia. (amr)