by

Akhir Tahun, Kapolri Ajak Jajaran Polda NTB Cegah Lonjakan Covid-19

BERBAGI News – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengajak semua jajaran Polri termasuk Polda NTB untuk mencegah adanya lonjakan kasus COVID-19 pada akhir tahun terkait libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Dalam waktu dekat akan dilaksanakan operasi Natal dan Tahun Baru sehingga perlu menjadi perhatian semua adalah melakukan antisipasi untuk menekan penyebaran COVID-19,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat melakukan evaluasi pelayanan vaksinasi di masing-masing Kapolda secara virtual diikuti di Praya, Lombok Tengah, Sabtu (27/11/20210).

Ia juga mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi serentak diharapkan dilaksanakan dengan maksimal, karena masih ada beberapa wilayah yang belum mencapai target vaksinasi 70 persen.

“Bagi yang sudah mencapai target kami ucapkan terima kasih serta agar dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono mengatakan, target capaian vaksinasi di Lombok Tengah untuk dosis pertama telah mencapai target yakni 80 persen dan layanan vaksin dosis kedua telah mencapai 55 persen.

“Capaian vaksinasi di Lombok Tengah telah mencapai target. Namun, pelayanan vaksinasi tetap dilakukan setiap hari dengan harapan semua warga telah divaksin,” katanya.

Ia mengatakan, bahwa Operasi Zebra Rinjani 2021 sedianya dilaksanakan tanggal 15 November 2021, namun karena pelaksanaannya bersamaan dengan Operasi Mandalika Rinjani maka Operasi Zebra Rinjani ditunda pelaksanaannya menjadi mulai 25 November 2021.

“Razia ini dalam rangka cipta kondisi setelah digelarnya Idemitsu Asia Talent Cup dan World Superbike serta cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022,” katanya.

Kegiatan vaksinasi serentak Indonesia yang dipusatkan di Bencingah Adiguna Praya itu dihadiri juga oleh Dandim 1620 Loteng Letkol.inf I Putu Tangkas Wiratawan. Vaksinasi terhadap masyarakat dilakukan tim Tenaga Kesehatan (Nakes) Polres Lombok Tengah dan tim Nakes Puskesmas Praya dengan target 500 dosis. (ant)