by

Pedas Gurih, Pelecing Ayam Rarang Lombok Timur

-Kuliner-189 views

Lombok Timur, BERBAGI News – Kuliner Lombok banyak yang menggoda. Di Lombok Timur ada ayam Rarang dan sayur kelor buatan warung legendaris yang sudah ada sejak 1976.
Kuliner khas Lombok terkenal dengan rasanya yang pedas. Salah satunya ayam Rarang yang dimasak dengan bumbu merah bercita rasa pedas.

Nama ayam Rarang sendiri diambil dari Desa bernama Rarang di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Ada salah satu tempat makan ayam rarang yang terkenal lezatnya.

Namanya Rumah Makan Rarang Inaq Dellah. Rumah makan yang sangat sederhana ini sudah berdiri sejak tahun 1976. Sampai saat ini usianya mencapai 45 tahun.

Inaq Dellah atau Ibu Dellah adalah pemilik rumah makan tersebut. Kini rumah makannya dikelola oleh anak-anaknya. Saat itu tim detikFood berkesempatan bertemu dengan Bunga yang merupakan cucu Ibu Dellah.

Kepada detikFood (23/11), Bunga menceritakan kalau warung ini adalah warung pertama yang menyajikan ayam rarang. Walaupun warungnya sederhana, namun kelezatan menunya tak tertandingi.

“Ini yang pertama, nenek yang berdirikan. Kalau warung ayam rarang lainnya itu masih keluarga juga, cucu-cucunya nenek, tapi yang pertama ya ini,” cerita Bunga.

Rumah makannya memang sederhana memberikan kesan seperti sedang makan di rumah sendiri atau bertamu di rumah nenek. Meja makannya juga berhadapan langsung dengan tempat penyajian makanan.

Di tempat penyajian makanan terlihat ayam rarang disajikan dengan bumbu merah yang pekat. Ada juga ayam kampung goreng, sayur bening kelor, serta beberuk.

Satu porsinya terdiri dari menu paketan yang harganya Rp 40.000. Kamu sudah bisa puas menikmati nasi hangat ditemani 2 potong ayam rarang, 2 potong ayam goreng, seporsi beberuk, dan seporsi sayur bening kelor.

Melihat tampilan ayam rarang yang merah merona, kami tak sabar dan langsung mencicipinya. Tekstur daging ayam rarangnya sangat empuk, padahal menggunakan jenis ayam kampung.

Keempukan ini ternyata karena proses masak yang tepat. Ayam kampung dibakar terlebih dahulu, setelah itu barulah dimasak dengan bumbu rarang yang pedas.

“Ayam rarangnya ini bisa empuk karena dibakar dulu sebelumnya. Jadi setelah ayam kampung dibakar, baru dimasak dengan bumbunya ini sampai keluar minyak dan meresap,” ujar Bunga.

Bumbu rarangnya yang merah merona itu terlihat sangat pedas menyengat. Namun, ternyata rasa pedasnya pas di lidah. Tambah mantap rasanya kalau dikucuri dengan air jeruk limau.

Ayam rarang ini dimasak bersama plecingan (sambal). Bumbunya terdiri dari cabe kering, cabe merah besar, bawang merah, bawang putih, sedikit terasi, dan kemiri.

Tak hanya ayam rarang yang nikmat rasanya, ayam gorengnya juga gurih meresap sampai ke bagian dalam daging. Ayam goreng ini sama empuknya, karena sebelum diungkep ayam dibakar terlebih dahulu.

Jodoh paling pas menikmati ayam rarang adalah beberuk yang asam segar. Ditambah sayur bening kelor juga makin enak. Cita rasa sayur ini mirip seperti sayur bening katuk yang menyegarkan. (detik)

Sumber: detikfood