Pembukaan PMM UMM kelompok 93 Desa Sidomulyo telah resmi dibuka ditengah Pandemi Covid-19

BERBAGI News – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 93 yang akan dilaksanakan di desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu telah resmi dibuka. Sabtu (20/11/2021)

Pembukaan PMM dihadiri oleh Sekretaris Desa beserta Perangkat Desa dan dua kelompok lainnya yang bersamaan melaksanakan PMM di Desa Sidomulyo, Batu, pada hari Sabtu, 20 November 2021 pukul 10.00 WIB hingga jam 12.00 WIB.

Alasan memilih Desa Sidomulyo sebagai tempat pengabdian adalah karena Desa Sidomulyo merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dilirik selain itu juga, Desa Sidomulyo, Batu juga dikenal sebagai kota bunga. Tampak jelas dilihat sepanjang jalan banyak petani menjual berbagai jenis bunga.

Tetapi tujuan dari PMM ini bukan berkaitan dengan bunga melainkan memberikan edukasi, kreatifikas serta gambaran terkait bagaimana upaya kesadaran masyarakat Sidomulyo dalam mengolah limbah sekitar yang bisa dijadikan nilai rupiah .

Dalam sambutannya, Ibu Anita selaku Sekretaris Desa menyampaikan “kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa dari UMM merupakan kegiatan yang sangat tepat untuk menarik simpati masyarakat Sidomulyo agar UMKM tetap berjalan disaat kondisi covid-19 sedang mewabah. Selain itu kita juga harus dapat mengambil hikmah dari wabah yang sedang terjadi pada saat ini karena dengan keadaan pandemi seperti ini masyarakat menjadi terbiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan”.

Dalam kesempatan yang sama Koordinator
PMM kelompok 93 berharap “bahwa semua pihak di sini dapat bekerja sama membantu kami dalam menjalankan kegiatan PMM. Dan, tidak lain mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Perangkat Desa lainnya telah memberikan kesempatan melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sidomulyo ini.

Semoga amanah yang diberikan bisa terealisasikan dengan baik tidak lepas dari tanggung jawab.” jelas Lajer Gema dalam sambutannya. (Ard).

Baca Juga :  Kreatif, PMM UMM Sulap Limbah PVC Menjadi Rak Buku Literasi