by

Niat Mulia, PT. MASS Group Bangun Rumah Sakit Terbesar di Lombok Timur dan 2.5 persennya untuk Hal ini

Mataram, BERBAGI News – Beranjak dari niat tulus dan mulia PT. Mata Air Sehat Sejahtera (MASS) Group dengan keyakinan yang kuat untuk mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat yang ada di Pulau Lombok khususnya, akan mendirikan Rumah Sakit untuk melayani masyarakat tanpa memandang suku, ras dan agama bahkan diklaim menjadi rumah sakit terbesar dan terbaik di Lombok Timur.

Mengingat dari tugas pusat PT. MASS Group yaitu manajemen, fungsi control, pengembangan, system dan membuat tata kelola menjadi lebih baik, perusahaan yang bergerak di bidang holding ini memiliki 3 klinik yang ada di Pulau Lombok diantaranya : Klinik Utama Nugraha (PT. Mata Air Sehat Sejahtera), Klinik MMC (PT. Azis Medikatama Lestari) dan Klinik Utama Global Medika (PT. Medika Global Network) yang ada di Lombok Timur.

Perencanaan pembangunan Rumah Sakit ini dimulai sejak tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 dan diperkirakan akan rampung dan mulai beroperasi di tahun 2025.

“Lagi kita garap ditahun 2022 ini sampai tahun 2023 itu kita akan buat rumah sakit, rumah sakit yang akan kita buat itu kita tidak akan tanya darimana, asal siapa, agama apa kita tidak akan tanya. Orang yang datang ke kita itu kita layani dulu dengan baik untuk masalah hal yang lain-lain itu nanti bisa belakangan bisa kita diskusikan lebih lanjut,” jelas Direktur Utama PT. MASS Group, Setia Budi Utomo, S. Psi. saat menggelar Rapat Kerja Perusahaan di Kawasan Senggigi Lombok Barat. Sabtu(22/01/2022).

Selain itu juga PT. MASS Group dengan memberdayakan tenaga-tenaga muda profesional di bidang IT (Information and Technology) untuk membuat aplikasi agar bisa diakses oleh pelanggan.

Dengan adanya transformasi digital ini harapannya semua pelanggan akan dipermudah untuk mendapatkan pelayanan serta akses informasi tentang Rumah Sakit.

Baca Juga :  TGH. Yusuf Abdussatar, Tutup Usia

“Yang bisa kita lakukan dalam situasi saat ini adalah bertahan, dengan mengikuti perkembangan salah satunya adalah transformasi digital,” jelas Budi.

Transformasi digital itu kata Budi, adalah situasi yang tidak bisa diabaikan karena memang harus, kali kita tidak berubah ya kita punah. Oleh karena itu ia mengambil tenaga-tenaga muda yang memang profesional dibidang IT, dibidang teknologi untuk membuat aplikasi yang memang butuh diakses para pelanggan.

Terkait tentang kemitraan Rumah Sakit dengan program pemerintah BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), Rumah Sakit yang akan dibangun ini juga menerima untuk pelayanan BPJS bahkan rencana kedepan 2,5 persen keuntungan dari PT. MASS Group akan diinfakkan untuk masyarakat yang belum tercover oleh BPJS.

“BPJS sekarang kan sudah mulai one service nanti bisa kita akan optimalkan, jadi kita ada sebagian kelebihan dari 2,5 persen keuntungan khusus untuk itu dan kita ada dana infak yang terus bertambah dan itu dikelola oleh badan tersendiri,” katanya.

Budi juga menegaskan bahwa 2.5 persen itu nanti yang akan mengcover yang belum bisa tercover oleh BPJS.

“Itulah yang bisa kita lakukan untuk masyarakat,” tegasnya. (Edy)