1.308 Atlet Sepeda Ramaikan L’etape Tour de France di Lombok

Olahraga430 views

Mataram, BERBAGI News – Sebanyak 1.308 atlet sepeda dipastikan akan meramaikan ajang balap sepeda L’etape Indonesia by Tour de France yang akan diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 18 – 20 Februari 2022.

“Gelaran ini akan menghadirkan 1.308 atlet balap sepeda dari berbagai daerah di Nusantara,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi di Mataram, Jumat.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi mendukung penuh gelaran L’etape Indonesia dan memastikan jajaran pemerintah akan siap mendukung untuk menyuksesan event yang juga diselenggarakan pada 21 negara di seluruh dunia tersebut.

“Kami apresiasi dan senang dengan event ini, semoga sinergi dan dukungan dapat kita jalankan bersama,” ujarnya.

Menurut Gita, pihaknya menjamin berbagai event internasional yang diselenggarakan akan menerapkan protokol COVID-19 yang ketat.

“Insyaallah, gelaran L’etape Indonesia yang berlangsung perencanaan penerapan protokol COVID-19 sudah sangat baik,” kata Gita.

Sementara itu, Operasional Director L’etape Indonesia Alan Jala, mengatakan event ini akan terbagi menjadi dua kategori jarak tempuh, yaitu 120 kilometer dan 90 kilometer.

“Peserta L’etape Indonesia di Mandalika berasal dari ribuan atlet amatir di seluruh Indonesia, termasuk ada puluhan atlet asal NTB yang juga telah terdaftar,” ujarnya.

Selain itu, Jala juga menyampaikan bahwa pelaku UMKM lokal juga akan mendapatkan kesempatan untuk ikut meramaikan event internasional tersebut.

“UMKM lokal akan ikut serta untuk memeriahkan dan menyajikan produk – produk lokal yang dapat dinikmati oleh para peserta,” jelasnya.

Jala juga menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di NTB, tepatnya di Mandalika adalah karena sangat strategis dan keindahannya tidak kalah dengan Prancis.

“Kenapa pilih Lombok, karena kita sudah survey dan tentunya yang dilihat secara langsung adalah bentang alam yang indah, jalan yang berkelok, tidak kalah seperti di Prancis,” katanya. (ant).