by

Ngabuburit Ala Aktivis, FH Unsa gelar Diskusi “Demonstrasi, Masa Aksi dan Demokrasi”

-Pendidikan-267 views

Sumbawa, BERBAGI News – Fakultas Hukum Universitas Samawa mengadakan kegiatan “Ngabuburit Ala Aktivis” yaitu kegiatan diskusi dengan tema “Demonstrasi, Masa Aksi dan Demokrasi” hari Jumat, 15 April 2022 di Taman Gemilang (Samping Simpang Bingung) Kota Sumbawa.

Kegiatan diskusi tersebut di pandu (Moderator) oleh Tamri Ardila (Ketua HMPS Fakultas Hukum UNSA), di hadiri oleh Dr. Lahmuddin Zuhri, S.H,M.Hum (Dekan Fakultas Hukum UNSA), Fahri Sepriadi (Ketua BEM Fakultas Hukum UNSA), Bayu Yansyah (Ketua DPM Fakultas Hukum UNSA) dan Zainal Arifin, S.Pt., M.Si (Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Sumbawa) sebagai Keynote Speaker.

Adapun beberapa oraganisasi ekternal kampus yang di undang untuk menjadi pembicara atau narasumber diskusi diantaranya: EK-LMND Sumbawa, GMNI Cabang Sumbawa, dan SMI Cabang Sumbawa.

Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Sumbawam, Zainal Arifin, S.Pt., M.Si sebagai pemantik dalam penyampaiannya menjelaskan terkait demokrasi dan money politik. Tantangan paling besar yang di hadapi tentang demokrasi saat ini yaitu informasi yang cukup pesat berkembang yang tidak terkendali itu bisa mengganggu sistem pola demokrasi.

“Semua informasi atau peristiwa dapat dengan cepat kita ketahui, mengelola informasi palsu (Hoax) itu tantangan kita saat ini. untuk itu pada kesempatan ini untuk generasi muda jangan jadi generasi nonton diam tanpa mau berteriak,” harap Zainal Arifin.

Kegiatan diskusi berjalan cukup hangat, tak kurang dari seratus mahasiswa menghadiri acara, selain dari mahasiswa Universitas Samawa juga dihadiri oleh mahasiswa kampus lain serta pemuda perwakilan masyarakat umum.

Perwakilan EK-LMND Sumbawa Bung Fahri menyatakan demo yang kebanyakan dari masyarakat atau pemerintah itu sendiri menganggap bahwa demonstrasi adalah suatu tindakan yang merusak, suatu tindakan kriminalitas yang dimana mengganggu beberapa fasilitas dalam negara maupun pemerintahan hanya staknan disitu menganggap demonstrasi. Sementara di dalam analis kaum gerakan atau pun mahasiswa pelopor demonstrasi adalah suatu cara mereka memperjuangkan atau menyampaikan aspirasi masyarakat, maupun mahasiswa itu sendiri.

Baca Juga :  FKIP UNSA Launching Program BDR Menggunakan Teknologi Radio

“Melalui aksi demonstrasi ini adalah satu cara yang efektif dan bahkan sejarah mencatat bahwa pemuda maupun mahasiswa sebagai pelopor gerakan untuk menuju perubahan dari zaman kolonialisme, order lama, order baru, reformasi ini pelopornya adalah kaum-kaum muda atau kaum intelek,” jelasnya.

Kegiatan diskusi berjalan dengan lancar dengan acara pertama sambutan ketua panitia Widya Trisanjana, sambutan Dekan Fakultas Hukum UNSA dan sambutan Ketua DPM FH UNSA dan kegiatan diskusi diakhiri dengan sesi tanya jawab dari para peserta ngabuburit. (LZ)