by

Pelantikan Pengurus Pura Lingsar Khayangan Jagat, Humas Majelis Agung Windu Sesukartaning Jagat Lombok Angkat Bicara

-Daerah-113 views

Lombok Barat, BERBAGI News – Terkait persoalan Pelantikan dan pengukuhan Kepengurusan Pura Lingsar Khayangan Jagat periode 2022-2027 yang berlangsung pada 30 April 2022 bertempat di Pura Lingsar, Kabupaten Lombok Barat oleh Ketua Majelis Agung Windu Sesukartaning Jagat Lombok, seorang aktivis umat hindu Lombok, I Made Sanakumara atau yang akrab di panggil Anang, menghimbau agar umat hindu dan masyarakat lombok tenang dan bijak dalam menerima informasi yang beredar di media masa, harus di telusuri kebenaran dan faktanya.

“Umat hindu lombok agar tetap damai dan selalu kondusif, dan tetap mengacu segala urusan administrasi dan pelayanan kepada pengurus Pura Lingsar yang sah, dipimpin oleh I Made Sulendra Putra, SH,” katanya di Mataram. Minggu (08/05/2022)

Dalam segala penyampaian di media cetak ataupun di media online, Anang tetap mengacu pada fakta dan kebenaran dalam menyampaikan informasi tentang keumatan dan kemasyarakatan.

Pengukuhan dan pelantikan tersebut dinyatakan sah dan direstui penglingsir puri agung cakranegara dan diakui keberadaannya oleh umat hindu di lombok karena pura ini pura khayangan jagat umat hindu di Lombok.

“Mari bersama sama menjaganya (Pura Lingsar Khayangan Jagat) karena ini pura leluhur peninggalan raja dewata,” ajaknya.

Anang aktif berjuang  dan diberi tanggung jawab sebagai hubungan masyarakat (Humas) di Majelis Agung Windu Sesukartaning Jagat Lombok. Ia tulus dalam berjuang membela kebenaran,  ketulusan dan keyakinan dalam menjalankan dharma.

Sebelumnya, Ketua Majelis agung windu Sesukartaning Jagat Lombok, Bapak I Gede Gunawan Wibisana, SH, M.Hum yang di beri mandat oleh penglingsir puri agung cakranegara untuk mengawasi dan mebina pengurus pura lingsar periode 2022-2027 yang di pimpin oleh I Made Sulendra Putra, SH.

Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh Majelis Agung Windu Sesukertaning Jagat Lombok dan  perwakilan banjar  lingsar, banjar  pemangkalan, banjar tragtag, banjar Sigerongan, bajar duman, bajar montong galur ,banjar awang madie, banjar kenawe, banjar duman, banjar sangiang. Sekaligus rangkaian acara keagamaan yaitu mejaye-jaye sebagai simbolis membersihkan diri secara skala maupun niskala supaya kebersihkan pikiran dan tindakan berjalan sesuai harapan masyarakat hindu lombok .

Baca Juga :  Sopir Transportasi Lokal Unjuk Rasa Usir Oknum ITDC dan MGPA

Prosesi kegiatan itu dengan Pemuput Ida Pedande Gede Yoga Santhi Arimbawa, Gerie Banjar Pande (Budha) dan Ida Pedande Gede Made Bwana Raksa Sebali Wausnawa, Gerie Cemare (Ciwa).

Dalam struktur kepengurusan Pure Lingsar Khayangan Jagat akan melibatkan dari Pemangku Kemalik (wetu telu) didalam struktur kepengurusannya. (*)

News Feed