by

Pepadu Cilik Tampil di Perang Bintang, Humas Yudhi Buster: sebagai Regenerasi Pepadu

-Olahraga-270 views

Mataram, BERBAGI News – Ditampilkannya pepadu cilik pada peresean perang bintang Mayura Mataram pada sesi partai eksebisi (tambahan), hubungan masyarakat (Humas) panitia peresean perang bintang Mayura Jilid I, Yudhi Buster, mengaku bahwa perlu adanya regenerasi petarung atau pepadu untuk ditampilkan pada laga event event besar. Dimana, katanya, merekalah yang akan melanjutkan budaya peresean yang ada di pulau Lombok tersebut.

“Menarik memang, dan mengusulkan untuk sanggar peresean untuk menyiapkan pepadu ciliknya agar ditampilkan,” katanya, ditemui media, usai gelaran laga perang bintang Mayura hari ketiga. Jumat (13/05/2022).

Yudhi berharap, nantinya dengan banyaknya pepadu cilik menjadi catatan kepada panitia penyelenggara agar menampilkan pepadu cilik pada partai eksebisi agar regenerasi tetap terjaga.

Photo: Pepadu cilik, Bintang Kecil bersama sang guru, Pawang Selaparang.

Sementara, Pepadu Cilik yang bergelar Bintang Kecil alias Ibrahim Hadi (8 tahun) asal Desa kekeri Lombok Barat, mengaku sangat senang bisa ditampilkan pada partai tambahan perang bintang Mayura.

“Hari pertama dan kedua saya tidak ditampilkan untuk bertarung, saya menangis,” katanya usai berlaga melawan Fikri (11 tahun) asal Rungkang, Jangkuq Kelurahan Sayang-sayang, Mataram.

Dalam laga partai tambahan Perang Bintang Mayura, Bintang Kecil walau usia masih sangat belia untuk menerima pukulan rotan tak gentar menghadapi pukulan lawannya yang jauh lebih dewasa dan secara pisik lebih tinggi.

“Selain peresean saya juga hobi main bola,” katanya.

Photo: Pepadu Cilik, Fikri.

Bintang Kecil merupakan murid sekaligus cucu dari Pepadu legendaris, Pawang Selaparang alias Haji Abdullah Halim (70 tahun) asal Desa Kekeri Lombok Barat. (shy)

Baca Juga :  Pembalap Dunia akan Jajal Sirkuit Motor Cross di Desa Lantan