Pengelolaan Jamaah Haji Indonesia dinilai yang Terbaik

Jakarta,  BERBAGI News – Indonesia dinilai mempunyai manajemen jamaah haji yang lebih baik, jelas, dan profesional, jika dibandingkan dengan negara lain.

“Jamaah diperhatikan dan diurus dengan baik dalam hal pemondokan, transportasi, dan konsumsi. Pemerintah Indonesia memeriksa semuanya dan rapi,” kata pengajar konstruksi manajemen di Universitas Ummul Quro, Madinah, Dr. Naif Alaboud di Makkah, sebagimana dilansir situs Kemenag.  Senin (20/06/2022).

Naif Alaboud, adalah seorang insinyur dan putera dari pemilik Hotel Sulton di kawasan Shisa, Makkah. Hotel ini menjadi salah satu pemondokan jamaah haji Indonesia di Makkah.

“Saya selama 15 tahun aktif pelayanan haji dari berbagai negara. Selama 10-12 tahun terakhir bekerja sama melayani jamaah haji Indonesia,” katanya. 

Naif mengakui, pemerintah Indonesia memiliki proses yang jelas, tim profesional, dan semua seksi (transportasi, pemondokan, kesehatan, konsumsi, dan lainnya) ditangani secara profesional.

“Mereka mengecek dan mengecek kembali persiapan sebelum jamaah tiba di Makkah,” jelas Naif.

Ia pun mengapresiasi perilaku jamaah Indonesia, menurutnya jamaah haji Indonesia itu istimewa.

“Sesuai pengalaman menjamu jamaah dari berbagai negara, keistimewaan jamaah Indonesia  adalah jamaah yang baik baik, fokus, terdidik, suka membantu. Jamaah dari negara lain memiliki budaya dan perilaku berbeda-beda. Jamaah Indonesia terbuka, baik, tahu tanggung jawabnya. Sebagian jamaah mungkin berasal dari pelosok, tapi mereka baik, sabar, suka menolong, baik orang itu berpendidikan tinggi atau tidak, dan murah senyum,” sambungnya. 

Selama dua tahun tidak ada jamaah, khususnya dari Indonesia karena pandemi COVID-19, bagi Naif adalah masa yang menyedihkan.

“Ini kenangan yang sedih. Melayani jamaah haji sebagai tamu Allah adalah sesuatu yang diberi pahala Allah. Kami membantu jamaah dengan apapun yang dapat kami lakukan. Kami semua berharap tidak akan menghadapi masa suram seperti itu lagi,” harapnya. (*)

Baca Juga :  Segudang Penghargaan LPKS BTLK, Rama: Hadiah untuk Ibu dan NTB tercinta