Subsidi Pupuk Nanas dicabut, Kelompok KKN Tematik Unram Aplikasikan Pupuk Biokompos di Desa Lendang Nangka Utara

Lombok Timur, BERBAGI News – Kelompok KKN Tematik Universitas Mataram (Unram) Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur mengadakan demo terkait pembuatan pupuk biokompos untuk tanaman nanas pada hari Sabtu 31 Desember 2022 yang dihadiri oleh ketua karang taruna dan warga setempat.

“Kegiatan ini merupakan program kerja utama mahasiswa KKN Tematik pertanian maju dan berkelanjutan,” kata ketua Kelompok KKN, Izzuddin.

Pupuk masih menjadi masalah yang sedang hangat dibincangkan di kecamatan Masbagik, khususnya di desa Lendang Nangka Utara yang memiliki komoditas pertanian yaitu budidaya nanas.

“Karena subsidi pupuk untuk nanas diberhentikan (khususnya pupuk urea dan phonska) yg ada hanya subsidi pupuk cabai, kakao, dan jagung. Jadi harga pupuk untuk nanas mahal,” jelasnya.

Mengetahui permasalahan tersebut dari hasil survey lapangan, kelompok KKN Tematik Universitas Mataram di desa Lendang Nangka Utara bersama para tokoh masyarakat dan  petani nanas melakukan demo terkait pembuatan pupuk biokompos sebagai salah satu alternatif pengganti pupuk urea.

Amaq Rupni, salah seorang warga pemiliki lahan tempat pengaplikasian pupuk menyampaikan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi petani nanas.

“Mahalnya harga pupuk urea di pasaran membuat kami harus mencari jalan alternatif penyelesaian. Salah satunya yaitu menggunakan pupuk kompos dari kotoran sapi ini. Kegiatan ini bisa menjadi pemecahan permasalahan yang sedang kami hadapi,” harapnya.

Tidak hanya melakukan demo pembuatan pupuk biokompos, kelompok KKN Tematik Universitas Mataram juga melakukan pengaplikasian pupuk di salah satu lahan nanas warga dan melakukan pengawalan terkait perkembangan dari penggunaan pupuk tersebut.

Dalam kegiatan ini, Lalu Wahab, S.Pd. selaku ketua Karang Taruna desa Lendang Nangka Utara menyampaikan bahwa pupuk kompos merupakan terobosan yang bagus untuk diterapkan di tanaman nanas.

Baca Juga :  Pembukaan PMM UMM kelompok 93 Desa Sidomulyo telah resmi dibuka ditengah Pandemi Covid-19

“Di Desa Lendang Nangka Utara ada dua komoditas unggulan, yaitu budidaya nanas dan ternak sapi. Itu bisa menjadi trobosan untuk penyelesaian masalah, yaitu penggunaan kotoran sapi untuk pembuatan pupuk biokompos. Diharapkan warga lebih berperan aktif dalam kegiatan ini agar bisa diterapkan secara keberlanjutan,” jelasnya. (red)