“JAKET” Makanan Ringan Hasil Inovasi Olahan Beras Ketan Mahasiswa KKN Tematik Unram

Oleh: KKN Unram Desa Montong Betok

Lombok Timur, BERBAGI News – Universitas Mataram (Unram) terus terjun dalam memberikan dan mengembangkan tugas maupun pelayanannya kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik kepada lingkungan maupun masyarakat sekitar dilapangan dalam kinerja program kerja yang akan dituangkan.

Desa Montong Betok, yang berada di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur merupakan lokasi penempatan kelompok KKN Tematik menjadi salah satu desa yang mendapatkan pelayanan maupun pendampingan serta dukungan lainnya untuk menjadi bagian Desa Preneur.

Diharapkan melalui program kerja utama dari kelompok KKN Tematik Universitas Mataram (Unram) dapat  membangun kemandirian dalam ranah usaha yang dikembangkan oleh masyarakat sekitar.

Mendukung hal tersebut, Sabtu, 7 Januari 2023 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram Unram mengadakan sosialisasi kewirausahaan yang bertemakan “Inovasi Produk Olahan Beras dan Peningkatan Pemasaran Produk Melalui Media Digital.” Sosialisasi yang dilaksanakan di  Kantor Desa Montong Betok dihadiri oleh Kepaa Desa yang mewakili, para peserta dari kalangan Ibu-ibu sampai para Remaja Desa Montong Betok dan sekitarnya.

“Agar kegiatan sosilaisasi ini dapat memberikan informasi dan motivasi yang akan diteruskan oleh warga disini, terutama Ibu-ibu yang hadir sebagai peserta pada sosiliasi ini sehingga produk akan terus berjalan tidak hanya dari kelompok KKN ini.” harap Sekretaris PKK Desa Montong Betok, Reina Iriana sekaligus narasumber.

Ia juga mengatakan kepada para peserta untuk mempraktikan dan mencobanya langsung dalam pengolahan produk “Jaket”. Sehingga para peserta dapat mengenal lebih bagaimana produk dari segi pembuatan maupun rasa yang dipilih.

Kegiatan Sosialisasi yang dihadiri tidak hanya dari kalangan wanita seperti Ibu-ibu namun remaja sekolah dalam acara sosialisasi tersebut antusias hadir dan mengikuti acara hingga selesai. Adanya permasalahan di desa menjadi keadaan yang berkesinambungan dalam dunia kewirausahaan.

Baca Juga :  Wujud Pengabdian, Mahasiswa KKN Unram Lakukan Penghijauan di Lombok Utara

Salah satunya kurangnya edukasi mengenai pemasaran dalam ranah usaha terutama dalam media digital. L.M. Sopian Sauri memberikan informasi bagaimana pentingnya sosialiasi jika tidak hanya dalam dunia non-digital, media digital sangat berpengaruh dan memberikan peluang yang besar dalam dunia jual beli.

“Kehadiran pemasaran dari media digital yaitu untuk  menjangkau target pasar yang lebih luas dan terjangkau akan biaya. Kemudian pemanfaatan pemasaran lebih praktis karena hanya memanfaatkan media digital. Dunia kewirausahaan dikatakan kurang di jaman sekarang jika hanya mengandalkan satu jalur. Media digital memberikan nilai lebih dan nilai hidup di mata para konsumen. Salah satunya kehadiran marketplace di facebook memberikan kontribusi yang besar bagi para pelaku usaha yang akan memasarkan maupun menjualkan nilai pasarnya,” paparnya.

Sosialisasi kegiatan ini mengharapkan para pelaku usaha dapat berinovasi dalam memanfaatkan sesuatu terutama industri yang tersedia serta dapat mewadahi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha.

Salah satu solusi yang mampu merubah gerak ekonomi di suatu tempat salah satunya desa adalah dengan mengembangkan jalan kewirausahaan bagi masyarakat desa. Upaya ini dapat menjadi solusi untuk pengembangan lapangan pekerjaan dan menambah aktivitas produktif  di masyarakat.

Membuka jalan berwirausaha menjadi strategi langkah dalam memberikan pertumbuhan maupun kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program kerja utama dari kelompok KKN Tematik Unram Desa Montong Betok yang merupakan produk olahan beras ketan yang disajikan dalam gambaran sajian jajanan ringan berbentuk potongan kecil gurih dengan varian rasa yang beraneka.

Kamis, 19 Januari 2023 kelompok KKN Tematik Desa preneur memberikan adanya pelatihan kepada Ibu-ibu di Desa Montong Betok, Dusun Temusik. Pelatihan ini dilaksanakan pada sore hari saat kesediaan para warga banyak waktu luang yang tersedia.

Baca Juga :  Mahasiswa KKL Unsa 2023 Gelar Turnamen Sepak Bola Mini di Pulau Moyo

“Fokus pelatihan ini untuk memberikan gambaran agar para warga di Dusun Temusik dapat mengerti bagian-bagian dalam  proses pembuatan produk olahan beras ketan ini.  Ibu-ibu cukup antusias dan menikmati untuk mengikuti pelatihan yang diberikan. Pelatihan dihadiri oleh Ibu RT yang ikut serta memotong produk sebelum digoreng,” ungkap Ketua KKN Unram, Arya Pratama kepada media. Selasa (31/01/2023).

Produk olahan beras ketan hitam ini merupakan temuan inovasi baru dari beras ketan yang bisa dikonsumsi sebagai cemilan ringan. Proses pembuatan “Jaket” menyiapkan waktu beberapa hari karena mengikuti kondisi cuaca berangsung.

Temuan nama “Jaket” yang merupakan singkatan dari Jaje Ketan ini diharapkan tidak hanya berguna bagi lapangan usaha tetapi dapat mempunyai peluang besar bagi masyarakat di Desa Montong Betok khususnya warga Dusun Temusik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya serta meluasnya produk “Jaket” ini sehingga dapat dikenal lebih banyak.

“Keberadaan produk “Jaket” ini dapat membawa manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan potensi masyarakat di desa sehingga dapat menginspirasi para pelaku usaha lainnya untuk terus berupaya dan mengoptimalkan potensi yang ada.” harap Arya. (kkn)