by

Rektor UNSA: Desa Batu Rotok Adalah Surga Yang Ada di Bumi

Sumbawa, BERBAGI News – Hari itu Sabtu 7 November 2020 pukul 16.10 Wita. Menghanguskan 100 rumah dan 280 warga terkena imbasnya. Berbagai bantuan dan donasi mengalir ke Desa Batu Rotok Kecamatan Batulante Kabupaten Bumbawa NTB. Letak Desa Batu Rotok sama seperti desa-desa lain di Kecamata Batulante, merupakan desa yang terletak di dataran tinggi yang mana sarana tranportasi masih terbatas karena medan yang terjal sarta jalan raya yang belum beraspal.

Bantuan dan Donasi salah satunya datang dari Universitas Samawa (UNSA) yang dihimpun dari segenap civitas akademika UNSA, serta dari mitra kerjasama di masing-masing Fakultas, termasuk donasi dari Yayasan Tangan Berbagi Indonesia yang bermitra dengan FH UNSA.

paling kanan, Rektor Unsa Jaket Hitam, menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran Baturotok yang di terima langsung oleh kepala desa (baju batik)

Tim Relawan UNSA yang di pimpin oleh Rektor UNSA Dr. Syafruddin, SE., MM, terjun ke lokasi menyalurkan donasi secara langsung kepada Kepala Desa Batu Rotok untuk selanjutnya distribusikan kepada 280 warga terdampak.
Adapun bantuan dan donasi dari Ralawan UNSA berupa sembako, obat-obatan, pakaian serta alat memasak.

Dosen UNSA juga mengadakan program belajar dan bermain untuk mengisi waktu sekolah bagi anak-anak usia sekolah di Desa Batu Rotok. Sekolah bermain ini di modifisi dari metode pendidikan luar sekolah yang dikembangkan oleh Dr (C) Rusdianto, S.Pd., M.Pd, menurut Kak Anto sapaan akrab Dr Rusdianto, “walaupun dalam kondisi susah anak-anak harus bisa belajar dan bermain, kerena psikologi anak masih labil dan kosong, anak-anak usia sekolah kami bina dengan hal edukasi dan kreatif serta belajar yang menyenangkan” jelas Wakil Dekan FKIP UNSA ini.

Baca Juga :  Universitas Samawa dan Tangan Berbagi Indonesia Memprakarsai Penelitian Kebudayaan
Wakil Dekan FKIP UNSA, Dr (C) Rusdianto, S.Pd., M.Pd, mengajak belajar dan bwrmain anak anak desa batu totok.

Relawan dari Civitas Akedemika UNSA, yang di Pimpin oleh Rektor UNSA, memberikan donasi materi dan pendidkan, juga ikut mensupport kebijakan dan perencanaan agar ada perbaikan pembangunan infrastruktur untuk wilayah Kecamatan Butulante secara umum dengan melihat potensi yang ada.

“Desa Batu Rotok dan desa desa lainnya di batulante, merupakan desa yang kaya akan hasil bumi berupa kopi dan kemiri ini seharusnya menjadi salah satu potensi Sumbawa dan NTB, Desa ini adalah surga yang ada dibumi,” Jelas Dr Syaf sapaan Rektor milenial ini.

Lebih lanjut lagi Dr. Syaf menuturkan bahwa “musibah kebakaran yang menimpa Desa Batu Rotok, ada makna berharga di Balik Musibah Kebakaran, Batu Rotok sudah mengajarkan kami banyak hal, mulai ekologi sampai pada budaya kekeluargaannya, serta kekuatan dan kelembutan masyarakat bersinergi menyatu dengan alam”.

Terkait sarana infrastruktur jalan dari dan menuju desa desa di Kecamatan Batu Lante, menurut Dr Syaf hal harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, guna memaksimalkan potensi yang ada di Desa Batu Rotok dan desa-desa yang lain di gugusan pegunungan Batu Lante ini. (lah).

News Feed