by

Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Herbal oleh KKN Kelompok 6 Unsa

-Kesehatan-87 views

BERBAGI News – Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata (KKN) GNRM Unsa di kelurahan Uma Sima Sumbawa Regency melaksanakan sosialisasi pembuatan hand sanitizer berbahan herbal bersama masyarakat. Rabu (08/09/2021) sore.

Hand sanitizer merupakan sanitizer berbahan herbal asli tanah samawa. Alasan memilih menggunakan bahan herbal Minyak essensial  jeruk purut (kaffir lime/citrus hystrix) & Sereh ( Lemon Grass/ Cymbopogon nardus (L) Rend) dalam produk Saniterzer yang di produksi, karena manfaat bahan-bahan tersebut sebagai anti septik alami, dapat mengurangi alkohol yang selama ini digunakan sebagai anti septik. Alkohol bersifat mengeringkan kulit, dan banyak dikeluhkan oleh pengguna dimasa pendemi covid-19. Masyarakat diharapkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan maka dari itu kegiatan seperti ini sangat baik dilakukan karena tanpa keluar rumah masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan herbal yang ada disekitar kita.

Berikut ini alat yang dibutuhkan, Botol semprot (ukuran 60 ml), Sendok plastic, Gelas kaca, Gelas ukur, Corong, Saringan halus/Kertas saring dan Pipet.

Bahan – bahan yang diperlukan adalah Minyak essensial Jeruk Purut (kaffir lime/ Citrus hystrix) berbasis alkohol dan minyak (dapat mengunakan minyak zaitun, baby oil, minyak kelapa). Minyak essensial jeruk purut kaffit lime, berfungsi sebagai sumber aroma anti septik alami (anti jamur, anti bakteri dan anti virus) sekaligus sebagai pelembab alami (khususnya pada minyak jeruk purut berbasis minyak). Minyak essensial sereh (lemon Lrass/Cymbopogon nardus (L)Rend). Berfungsi sebagai sumber antiseptik alami (anti jamur, anti bakteri dan anti virus). Alkohol 70%. Berfungsi sebagai pelarut minyak essensial dan sumber antiseptic. Aloe vera gell jeli lida buaya. Berfungsi sebagai penganti gelisero untuk melembabkan kulit, sekaligus sebagai sumber antiseptik. Bahan ini wajib digunakan pada pembuatan varian alcohol, namun biasa ditiadakan ada pembuatan varian nonalkohol karena fungsi melembabkan sudah ada pada minyak pada basis minyak essensial. Air suling/air mineral. Berfungsi sebagai pelarut.

Baca Juga :  Sekda Minta Masyarakat NTB Tak Panik jika Ada Tetangga Positif Covid-19

Membuat minyak essensial : dapat menggunakan cara destilasi atau infused, menggunakan cara infused karena lebih mudah. Menyiapkan kulit jeruk purut hanya bagian saja (diparut atau diblender). Hasil kulit yang telah halus dimasukan kedalam wadah berbahan selain logam (kaca, porsel lain, enamel), ditambahakan alcohol hingga bahan terendam, selanjutnya ditutp dan di diamkan selama minimal 24 jam. Selanjutnya campuran tersebut diblendaer selama 5 menit, dan disaring, lalu disimpan dalam wadah berwarna gelap. Hal yang sama dilakukan dalammembuat minyah sereh, hanya saja pada minyah sereh menggunakan seluruh bagian tanaman kecuali bagian tanaman yang tua.

Menuangkan 40 ml minyak essensial jeruk purut berbasis alcohol +1 ml (1/5 sendok the), 10 ml minyak essensial sereh +2 sendok makan aloe vera  gell/jeli lidah buaya + air suling atau mineral hingga mencapai 100ML. Mengaduk campuran hingga rata, menyaring campuran dan menuangkan kedalam botol semprot.

Cara Menggunakan  bisa Langsung menyemprotkan ke tangan atau anggota badan yang akan di semprotkan. (byu)

News Feed