5 Peserta Tanda Tangan Kontrak Magang, Disnaker Lombok Barat: Luar Biasa LPKS Memfasilitasi

Daerah3 Views

Mataram, BERBAGI News – Instruktur pada Bidang Pelatihan dan Produktivitas (Lattas) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Barat, Lalu Hamdun, SH, mengapresiasi kepada dua Lembaga pelatihan kerja swasta (LKPS) magang ke Jepang sukses dalam mengirimkan anak didiknya atau peserta ke negeri Sakura.

“Kami sangat terkesan, ini Luar biasa, bisa memfasilitasi untuk magang ke Jepang,” ungkapnya, saat menghadiri acara tanda tangan kontrak magang ke Jepang di Kantor LPKS Bali Tosha Lombok Kochi di Mataram. Jumat (13/05/2022).

Hal tersebut, katanya terbukti dengan proses penandatangan kontrak kerja magang ke Jepang kepada lima peserta Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Doryouku dan LPKS Bali Tosha Lombok Kochi.

“Dengan proses tanda tangan kontrak ini sebagai awal perjalanan hijrah. Untuk merubah nasib,” katanya.

Kepada para peserta pemagangan ke Jepang, ia mengingatkan untuk selalu tumbuhkan etos kerja, budaya kerja dan semangat kerja tetap ditunjukkan dengan sungguh sungguh. Katanya, budaya orang Indonesia digunakan oleh orang Jepang yakni budaya malu.

“Malu meninggalkan pekerjaan kalau belum selesai, malu pulang kerumah bila tugas belum kelar,” jelasnya.

Hamdun berharap semua peserta yang akan berangkat dalam keadaan sehat dan selamat sampai tujuan negara Jepang tanpa hambatan.

Salah seorang peserta pemagangan ke Jepang, Supriadi, usai melakukan tanda tangan kontrak magang, mengaku lega dan bersyukur atas kontrak yang diterima.

“Alhamdulillah. Ini sebagai tanda dan langkah, dalam mencapai cita cita saya, ingin membahagiakan orang tua dan keluarga,” ungkapnya.

Sementara, Legal Consultant LPKS Bali Tosha Lombok Kochi, Essuhandi, SH, menegaskan bahwa pemagangan berbeda dengan PJTKI atau Pekerja Migran Indonesia.

“Magang yang diterima adalah uang saku, bukan gaji. Uang saku magang berkaitan erat dengan jam kerja magang,” tegas Andi.

Baca Juga :  204 PMI tujuan Malaysia dilepas Keberangkatan oleh Imigrasi Mataram dan Forkopimda NTB

Kelima peserta yang melakukan tanda tangan kontrak kerja pemagangan tersebut, Imron Rosadi dan Agustiawan Andrianto melalui LPKS Bali Tosha Lombok Kochi yang diterima di perusahaan Green Meite, Jepang dan Halpian Ahcmadi, Muhammad Jaelani dan Supriadi melalui LPKS Doryouku, pada perusahaan Soai, Jepang. (shy).