by

Kreatif..! Prihatin Dampak Corona, Ibu Pemilik Konveksi di Mataram Lakukan Hal ini

-Bisnis-292 views

Mataram, BerbagiNews.com – Pemerintah sudah menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat berada diluar rumah, namun masih banyak kita lihat masyarakat belum mengindahkan hal itu. Hal ini yang membuat seorang Ibu pemilik Konveksi di Mataram tergerak untuk memproduksi masker murah dengan motif batik.

Ibu Triany Widiastuti saat dikonfirmasi oleh wartawan mejelaskan bahwa dia tergerak untuk memproduksi masker karena banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah, disamping itu karena kelangkaan dan harga masker relatif mahal, membuat Ibu yang sudah menggeluti bidang Konveksi 17 tahunan ini merasa terpanggil untuk membantu mewujudkan himbauan Pemerintah tersebut, Rabu (15/4).

“Stock masker di dalam negeri memang mengalami kelangkaan sejak virus corona mewabah, banyak sekali masyarakat yang belum menggunakan masker, jadi kemarin ketemu dengan kusir cidomo tukang parkir rata-rata tidak ada yang mempergunakan masker sedangkan pada saat ini pemerintah menganjurkan untuk setiap orang mempergunakan masker, jadi melihat kondisi itulah maka kami terpanggil dan kebetulan kami memiliki usaha konveksi jadi kami berpikir bahwa kami bisa berbuat dengan yang kecil yaitu dengan membuat masker kain motif batik dengan harga yang relatif murah di bawah harga pasaran pada umumnya ”, ungkapnya.

Disamping bahan baku kain motif batik yang menarik dalam pembuatan produk masker ini hal yang unik lainnya adalah masker ini bisa diisikan tissue sebagai isi ulang filter pelindung pada masker ini, sedangkan untuk hasil penjualan 100% dari keuntungan akan didonasikan melalui Yayasan Tangan Berbagi Indonesia.

“masker ini bedanya adalah kami mempergunakan masker dengan bahan kain batik, jadi keunikannya di situ rata rata yang kami pergunakan adalah kain batik jadi sekaligus untuk mencintai produk dalam negeri dan di sini ada kami buatkan tempat untuk isi ulang dengan tisu, jadi kelebihan masker kain ini bisa kita cuci, setelah dipergunakan kita bisa ganti tisu nya dengan isi ulang yang baru lagi“, jelasnya. (yadi/bbn).

Baca Juga :  Kenapa Harus UKM dan Produk Lokal?

News Feed