by

Klinik Keluarga Kita, dr. Ananta: Hadir di Pedesaan dengan Konsep Pasien adalah Keluarga

-Kesehatan-157 views

Lombok Barat, BERBAGI News – Berada di lingkungan pedesaan tepatnya di Dusun Telagawaru Desa Telagawaru Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat, Klinik Keluarga Kita menerapkan konsep bahwa mereka yang datang adalah keluarga, karenanya bagaimana menyambut keluarga dan membantu keluarga diterapkan dalam pelayanan kepada pasien.

Menurut Direktur Klinik Keluarga Kita, dr Ananta Fittonia Benvenuto, M.Sc, Sp.A sejak memulai praktek, dirinya ingin membantu masyarakat agar mendapatkan pelayanan medis yang baik.

“Sejak pertama praktek, saya tidak menetapkan tarif. Tarifnya semampunya pasien,” katanya saat dijumpai Wartawan Berbagi News di ruang prakteknya. Rabu (07/07/2021).

Dengan konsep itu, jelas Ananta dirinya terus membangun komunikasi dengan pasien. Hasilnya, semakin banyak pasien yang berharap agar dirinya bisa membuka jam praktek lebih lama dan membuka ruang rawat inap.

Saat sedang merintis, Ananta mengatakan saat dirinya mendapat tugas belajar dari kampus. Agar praktek medisnya tetap berjalan, ia dibantu oleh sang istri dr. Fahriana Azmi, dokter umum dan mengajak beberapa dokter umum lainnya untuk praktek bersama.

“Alhamdulillah, beberapa dokter mau praktek di tempat saya,” jelas Ananta yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram.

Dengan langkah itu, tempat praktek yang dibangun oleh dr. Ananta dokter spesialis anak alumni FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut tetap jalan dan iapun bisa melanjutkan pendidikannya.

Hingga kini bahkan seterusnya, Ananta berharap semua dokter yang praktek di Klinik Keluarga Kita tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan menganggap pasien yang datang adalah keluarganya yang layak dibantu.

“Insya Allah, prinsip ini (pasien adalah keluarga) akan tetap kami pegang,” harap dokter pasangan dari Bapak Eko dan Bunda Mumun.

Baca Juga :  Cegah Penularan Covid-19, Pemdes Kuripan Bubarkan Pedagang

Konsep dr. Ananta yang menganggap pasien adalah keluarganya, tidak bisa dilepaskan dari didikan orang tuanya.

“Saya menekankan kepada anak agar dengan ilmunya bisa membantu masyarakarat. Alhamdulillah, ananta bisa melaksanakannya,” kata Bunda Mumun.

Baiknya pelayanan kepada pasien diakui oleh Made Suwardana warga BTN BHP.

”Pelayanannya baik. Kalau ada yang kami tanya saat konsultasi dengan kesehatan, dokter menjelaskannya dengan enak,” jelasnya.

Hal yang sama juga diakui oleh Sahurin warga Banyumulek kediri yang sudah sejak lama berobat di Klinik Keluarga Kita mengaku sangat terbantukan dengan hadirnya klinik tersebut.

“Sudah pelayanan baik, biayanya pun tidak mahal. Sangat membantu kami,” katanya.

Pasien berharap, Klinik Keluarga Kita ada tempat menginapnya (ruang rawat inap) sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. (ded).

News Feed