Menkominfo: BTS 4G Buwun Mas NTB sudah Beroperasi

Berita Utama821 Views

Lombok Barat, BERBAGI News – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyatakan Base Transceiver Station (BTS) 4G di Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat sudah beroperasi. Menurutnya percepatan pengoperasian BTS sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar masyarakat bisa menggunakan akses telekomunikasi.  

“Kemarin saya ke Lombok Barat dan melihat langsung BTS 4G belum on air. Hari ini saya monitor sejak pukul 16:37 WIB sudah bisa on air dan digunakan oleh warga sekitar,” jelasnya di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2023).

Menteri Budi Arie, hasil pantauan dari Network Operation Center (NOC) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo menunjukkan akses pengguna aktif mencapai 24 perangkat dengan kecepatan sampai 5Mbps. 

“Berdasar data monitoring yang saya terima, jaringan relatif stabil dan kini masyarakat bisa menggunakannya karena akan selalu on air setiap hari,” jelasnya. 

Menkominfo mengapresiasi BAKTI Kementerian Kominfo yang melakukan percepatan operasi BTS di Desa Buwun Mas.  

“Inilah upaya Kementerian Kominfo agar masyarakat di daerah terdepan, tertinggal dan terpencil (3T) bisa merasakan langsung akses telekomunikasi,” tandasnya. 

BTS 4G di Buwun Mas merupakan bagian dari Kerja Sama Operasi (KSO) Paket 1 Konsorsium Fiberhome-Telkominfra-MTD dengan BAKTI Kominfo. BTS 4G  yang memiliki tinggi antena 30 meter itu terhubung dengan operator seluler Telkomsel.

Sebelumnya, saat berada di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Rabu (26/7/2023), Menteri Budi Arie menegaskan tidak ingin proyek pembangunan BTS 4G terbengkalai.  

Menurutnya, BTS BAKTI Kominfo yang towernya sudah berdiri dan siap berfungsi akan segera dioperasikan agar bisa melayani masyarakat, terutama di  daerah 3T. (IP)

Baca Juga :  Senang Banget, Peserta Magang ke Jepang LPKS Bali Tosha Lombok Kochi Tanda Tangan Kontrak