by

Pemanfaatan Air Berbasis Irigasi Tetes, Solusi Lahan Kering oleh Mahasiswa KKN UNRAM

Lombok Utara, BERBAGINews – Desa Salut Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu desa yang mayoritas penduduknya adalah petani dan peternak. Desa Salut memiliki banyak lahan kosong yang tidak produktif dikarenakan hanya bisa ditanami saat musim hujan sedangkan saat kemarau tiba hanya dibiarkan mejadi ladang kosong.

Selama ini ketersediaan air menjadi masalah bagi petani yang berada di daerah sekitaran pesisir, seiring dengan tridharma perguruan tinggi mahasiswa KKN Tematik UNRAM mencoba melakukan pemanfaatan lahan kering untuk penanaman beragam jenis tumbuhan hortikultura dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Jum’at (4/1/2022)

“Irigasi tetes merupakan sistem pengairan yang hemat dikarenakan irigasi tetes memfokuskan tetesan air yang jatuh ke akar tanaman, sistem ini sangat menguntukngkan karena sangat efisiensi dalam hal tenaga kerja dan efektif dalam penggunaan air,” ujar Mamiq Haerudin selaku petani Hortikultura yang menggunakan sistem irigasi tetes.

Irigasi tetes ini sangat cocok digunakan untuk pemanfaatan lahan kering disaat musim kemarau tiba, keuntungannya petani bisa menanam berbagai jenis tanaman yang pertumbuhannya membutuhkan banyak air meski pada saat penanaman masih dalam kondisi kemarau.

“Penggunaan irigasi tetes sangat berpotensi untuk dimanfaatkan di lahan kering, Walaupun diluar musim penghujan masyarakat desa Salut akan tetap mendapatkan hasil pertanian sehingga sesuai dengan tema KKN Rumah Pangan Lestari atau bagaimana mahasiswa memberikan solusi kepada masyarakat sehingga pangan tetap lestari,” Ujar Ketua KKN Ikhwan Yusuf Mahmudi. (KKN)

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Tim KKN UNRAM Adakan Sosialisasi Pengolahan Kotoran Ternak di Desa Pengadangan