Doa Naik Pesawat Perspektif 5 Agama

Oleh: Dr. Muhammad Saeful Kurniawan, MA

Agama1296 Views

BERBAGI News – Pada saat naik pesawat terbang, separuh jiwa manusia diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, pasalnya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan sudah barang tentu akibatnya sangat fatal sekali, bahkan bisa jadi tidak akan bisa bertemu dengan orang orang yang kita cintai. Begitu pula sebaliknya.

Para penumpang pesawat terbang terdiri dari berbagai etnis dan keyakinan. Sebelum pesawat terbang lepas landas, pramugari meminta kepada seluruh penumpang berdoa sesuai keyakinannya masing-masing. Karena tidak satupun dari kita, termasuk semua cru pesawat yang menjamin seratus persen selamat sampai tujuan dengan selamat.

Tidak sedikit, kita disuguhi berita dimedia sosial pesawat kehilangan kontak sesaat melakukan take off dari bandara, hingga saat ini belum ketemu nasibnya semua awak pesawat dan para penumpang. Bahkan, bangkai pesawatnyapun tidak terditeksi oleh radar.

So, waktu itu saya betul-betul merasakan ketulusan dalam berdoa dibandingkan waktu-waktu yang lain. Sebab, dalam mbatin ini berkata perjalanan dakwah ini merupakan sebuah perjalanan yang dramatis dan penuh ketidak pastian. Apakah, landing dan tiba ditujuan dalam keadaan selamat ataupun sebaliknya.

Sontak saja, ketika ada pengumuman dari pramugari untuk berdoa agar perjalanan itu mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, semua penumpang termasuk pilot dan co-pilot turut larut dengan kekhusuan mereka dalam berdoa. Tidak terkecuali, penumpang disebelah saya yang berkewarganegaraan asing dan berbeda agama. Saya mencoba, menulis doa perspektif dari lima agama yang saya dapatkan dari lembaran pesawat.

Pertama, doa perjalanan saat naik pesawat menurut keyakinan orang Islam yang saya panjatkan: Dengan menyebut nama Allah SWT pada saat berlayar dan berlabuhnya, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Dimulai 3 April 2022

Kedua, doa perjalanan saat naik pesawat menurut keyakinan orang kristen. Bapa Kami di Surga. Terima kasih yang tiada berkesudahan pada hari ini, kami akan melakukan perjalanan penerbangan ke kota yang kami tuju. Bapa, kiranya perlindungan-Mu senantiasa menyertai penerbangan ini, sehingga kami bisa mendarat dengan selamat.

Ketiga, doa perjalanan naik pesawat menurut keyakinan orang yang beragama Hindu. Om ayu Widhi dhanan Wasa yang maha jaya mengatasi segala kematian, kami memuja-Mu. Om sang yang Widhi Wasa. Semua keuntungan kekayaan, kepandaian adalah Yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan lahir batin.

Keempat, doa perjalanan naik pesawat menurut keyakinan orang beragama Budha. Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, Yang telah mencapai penerangan sempurna. Semoga semua mahluk berbahagia. Demikianlah hendaknya.

Kelima, doa perjalanan naik pesawat menurut keyakinan orang beragama Konghuchu. Kehadirat Tian, Tuhan yang Maha Esa di tempat yang Maha tinggi. Dengan bimbingan nabi Kengzi, dipermuliakanlah. Shang Di, Tuhan yang maha kuasa,berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Shanzi.

Bait-bait doa diatas, dilantunkan oleh para penumpang pesawat yang notabenenya beragam agama, namun tujuannya sama yaitu meminta pada kepada Tuhan yang maha esa sesuai keyakinan masing masing agar perjalanan melalui pesawat yang ditumpanginya selamat sampai tujuan.

Sementara saya sendiri sebagai orang yang beragama Islam saat melakukan perjalanan udara melalui pesawat udara menuju negeri Singapura, Malaysia, Thailand, Batam, Pontianak, Ketapang dan negara, kota besar lainnya tentu membaca doa perjalanan yang dianjurkan oleh nabi Muhammad Saw. Semoga menjadi perjalanan yang barokah. Amin.

Baca Juga :  Berinteraksi Dengan Al-Qur'an

Salam, al-Mihrab Foundation. Thailand, 13 Juli 2023