by

Kaya akan Manfaat Daun Kelor, Mahasiswa KKN Unram gelar Demo Olahan

Lombok Timur, BERBAGI News – Mahasiswa KKN Tematik Universitas Mataram yang saat ini sedang melaksanakan KKN di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur melakukan kegiatan sosialisasi serta praktik pembuatan teh kelor. Kegiatan ini ditujukan untuk memanfaatkan potensi desa setempat yang hampir seluruh wilayahnya terdapat tumbuhan kelor namun hanya dikelola menjadi sayuran biasa.

Melihat potensi ini, tim KKN Tematik Universitas Mataram mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Teh kelor.

“Pada saat kami melakukan survey pertama kali, kami langsung tertarik dengan kelor yang ada di rumah salah satu warga ketika kami singgah. Setelah kami menanyakan lebih lanjut ke pemerintah desa, ternyata memang benar bahwa di desa ini terdapat banyak tumbuhan kelor,” ujar Suhendi selaku ketua KKN Tematik Universitas Mataram Desa Kalijaga Timur melalui rilis yang diterima media di Mataram. Kamis (21/07/2022).

Daun kelor di ketahui memiliki banyak manfaat terutama untuk mencegah penyakit kanker dan kolestrol karena mengandung antioksidan yang tinggi. Selain itu juga teh kelor bisa di jadikan obat untuk penyakit degeneratif atau penyakit yang timbul sejalan dengan perubahan fsikologis tubuh.

Teh kelor merupakan obat alami dari daun kelor yang efektif untuk meningkatkan penglihatan karena daun teh kelor sarat dengan antioksidan, manfaat tersebut merupakan hasil yang jelas untuk penyakit degeneratif.

Kegiatan ini telah dilaksanakan padat tanggal 30 Juni 2022 berlokasi di Aula Kantor Desa Kalijaga Timur, berlangsung selama 2 jam lebih yang diawali dengan sosialisasi, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan teh kelor.

Kegiatan ini dihadiri oleh 72 tamu undangan dan ditujukan kepada Ibu-ibu PKK di Desa Kalijaga Timur untuk selanjutnya bisa disampaikan kepada warga-warga lain di dusun masing-masing. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala dari masing-masing dusun serta pemuda desa.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Unram Peduli Bencana, Siswa SD Bangket Molo diberikan Simulasi Tanggap Bencana

“Sebenarnya kelor tidak hanya dapat diolah menjadi teh, tetapi juga produk lain seperti kopi, biskuit, stik, dll. Perusahaan kami memang memfokuskan pada olahan kelor,” jelas Erwin Irawan S.P. selaku pemateri dalam kegiatan tersebut.

Pada kegiatan demonstrasi, warga diajarkan cara membuat teh kelor dengan disangrai maupun tanpa disangrai. Kemudian tamu undangan diberikan untuk menikmati seduhan teh kelor baik dengan campuran gula maupun madu. Adapula yang menikmatinya tanpa dicampur madu ataupun gula. Warga juga diajarkan bagaimana mengemas dan menjadikan teh kelor sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat dipasarkan di lingkungan kalijaga timur maupun yang lebih luas.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga mengenai manfaat dan pentingnya kelor itu sendiri serta bagaimana cara mengolah daun kelor menjadi teh yang memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya sendiri. Sebelumnya saya belum mengetahui sama sekali bila daun kelor dapat diolah menjadi teh. Bahkan tadi sempat disinggung oleh pemateri bahwa kelor juga bisa diolah menjadi kopi, biskuit, stik, kripik, dan lain-lain,” tutur Ibu Mariani selaku ketua PKK Kalijaga Timur.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sampel produk hasil olahan kepada tamu undangan yang datang. (els)