by

KKN Tematik Unram Ketahanan Pangan Desa Pengengat adakan Sosialisasi Sebagai Upaya Peningkatan Potensi Desa

-Pendidikan-143 views

Lombok Tengah, BERBAGI News – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram Desa Pengengat Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah mengadakan empat jenis sosialisasi dan praktek yaitu sosialisasi dan praktek pengolahan pakan ternak sapi, pengolahan Kompos, Pengolahan Bio Urin, dan Budidaya Pertanian. 

Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Juni hingga 1 Juli 2021 dengan melibatkan seluruh perangkat desa, masyarakat petani dan peternak, serta karang taruna Desa Pengengat.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan potensi dan memberikan edukasi bagi masyarakat untuk kesejahteraan para petani dan peternak.

“Desa Pengengat ini sangat berpotensi dalam peternakan dan pertanian karena masyarakatnya rata-rata memiliki lahan untuk bertani dan memiliki ternak sapi. Sehingga pemberdayaan bagi masyarakatnya perlu  sama-sama kita tekankan untuk  mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” Jelas perangkat desa pengengat.

Ia menambhakan Desa Pengengat sendiri rata-rata profesi masyarakat paling besar adalah sebagai petani dan peternak. Dari 5 desa yg terpilih dalam program pemerintah 1000 desa sapi, Desa Pengengat merupakan salah satu diantaranya. Sehingga dari hal itu mendorongnya dalam mengupayakan peningkatan potensi-potensi yang ada.

Pada hari pertama pematerinya diisi langsung oleh salah satu utusan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah  dalam sosialisasi pengolahan pakan ternak sapi menyampaikan “perlu adanya gerakan penanaman Lamtoro dan perlu adanya pengolahan pakan ternak sapi agar ketersediaan pakan ternak sapi dapat tetap ada walau dalam berbagai musim, sehingga para peternak dapat memelihara ternak dengan mudah tanpa harus mencari pakan ternak keluar daerah saat musim kemarau”.

Sementara itu narasumber dari Balai Pengkajian Tehnologi Pertanian (BPTP)  Provinsi NTB mengatakan limbah padat dan cair hewan ternak Sapi sangat perlu dilakukan pengolahan agar bernilai ekonomis.

Baca Juga :  KKN Panji Sari 2 Lakukan Produktif Belajar di Era New Normal Pendemi Covid-19

“agar limbah padat dan cair yang di keluarkan oleh hewan ternak sapi tidak terbuang atau di timbun sia-sia tanpa di manfaatkan. Jadi perlu adanya pengolahan yang dapat dimanfaatkan dan dapat bernilai ekonomis yang didapatkan oleh masyarakat, sehingga cara-cara pengolahan perlu kita ketahui dan kembangkan. Serta limbah padat dan cair ini sangat berguna dalam dunia pertanian dan dapat mengurangi penggunaan bahan kimia dalam peroses pengolahan pertanian jika kita dapat memanfaatkan limbah ternak yang ada di sekitar kita,” jelas narasumber BPTP provinsi NTB saat penyampaian materi pada hari kedua.

Selain itu juga pengolahan pakan ternak sapi ini dilakukan sebagai upaya agar dapat mempertahankan jumlah pakan sapi walau dalam berbagai musim. Sehingga hal-hal seperti ini perlu di maksimalkan agar potensi dan nilai ekonomis dapat dinikmati oleh masyarakat secara berkelanjutan. (*)

News Feed